Oktober, Ratusan Nelayan di Buleleng Dapat BLT

picsart 22 09 29 15 45 41 166
Kepala DKPP Buleleng, Gede Putra Aryana

Singaraja, DENPOST.id

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sangat berdampak kepada kehidupan masyarakat Buleleng. Salah satunya yang terdampak langsung adalah masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan yang mengandalkan BBM guna menggerakkan perahu untuk melaut.
Untuk meringankan beban nelayan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Buleleng berencana menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada para nelayan.

Kepala DKPP Buleleng, Gede Putra Aryana, Kamis (29/9/2022) mengaku telah rampung mendata jumlah nelayan penerima BLT. Dikatakannya, ada 975 orang nelayan yang menjadi sasaran berdasarkan proses verifikasi dan validasi yang mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca juga :  Kasus Pemukulan Dandim Buleleng Batal Damai

“975 orang nelayan itu merupakan hasil sisiran DTKS melalui koordinasi dengan Dinas Sosial. Itu sudah kami verifikasi dan validasi bilamana yang bersangkutan belum tersentuh program yang lain,” sebut Aryana.

Selain mengacu pada DTKS, Aryana juga memastikan masyarakat yang diberikan BLT belum tersentuh bantuan dan benar-benar berprofesi sebagai nelayan, dengan cara memastikan kepemilikan Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka).

Terkait penyalurannya, para nelayan akan diarahkan untuk membuat rekening Bank BPD Bali. Aryana memastikan para nelayan tidak dipungut biaya saat pembuatan rekening. Rencananya, BLT akan dicairkan 3 kali mulai Oktober sampai dengan Desember 2022. Nominal bantuannya sebesar Rp 150.000 setiap bulannya.

Baca juga :  Batasi Mobilitas, Pedagang Luar dan Jam Operasional Pasar Dibatasi

“Mudah-mudahan tidak ada perubahan data selama verifikasi sampai minggu ini, sehingga para penerima bisa dibuatkan SK untuk dapat dicairkan bantuannya bulan Oktober ini,” harapnya.

Aryana berharap, para nelayan dapat memanfaatkan BLT yang diperoleh untuk operasional pekerjaan mereka, utamanya pada saat harga BBM mengalami kenaikan. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini