Ratusan Krama Pengempon Samuan Tiga “Gerudug” PN Gianyar

picsart 22 09 29 20 09 53 374
GERUDUG PN - Ratusan krama Pengempon Pura Samuan Tiga, saat menggerudug PN Gianyar, Kamis (29/9/2022).

Gianyar, DENPOST.id

Ratusan krama Pengempon Pura Samuan Tiga, Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar, menggerudug Pengadilan Negeri (PN) Gianyar, Kamis (29/9/2022). Kedatangan warga dengan berpakaian adat madya ini, untuk memberikan dukungan moral kepada dua orang prajuru pura, yakni Bendesa Pura Samuan Tiga, I Gusti Made Serana dan Sekretaris Pura, I Gusti Ngurah Muliarsa yang digugat warganya sendiri, I Wayan Sura, warga Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar.

Penggugat I Wayan Sura melalui pengacaranya, I Made Kartika, S.H, M.H., menggugat 3 tergugat, yakni tergugat 1 Bendesa Pura Samuan Tiga, tergugat 2 Sekretaris Bendesa Pura Samuan Tiga, dan tergugat 3 BPN Gianyar.

Baca juga :  Di Manukaya, Tim Amanusa Lacak Kontak Erat Dengan Warga Terpapar Covid-19

Sebelum ratusan warga mendatangi PN Gianyar terlebih dahulu melakukan persembahyangan di Pura Samuan Tiga. Bahkan dalam persembahyangan tersebut juga dipantau langsung Kapolres Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, dengan ikut bersembahyang. Mereka kemudian mengendarai sepeda motor dan mobil menuju Kantor PN Gianyar.

Tiba di PN Gianyar, mereka tidak bisa masuk ke dalam Kantor PN Gianyar, namun mereka duduk dengan tertib di depan PN Gianyar. Sidang sempat dibuka majelis hakim. Dalam sidang disepakati kedua pihak untuk menunjuk majelis hakim memilih hakim mediasi. Ketua Majelis Hakim memilih Ketua PN Gianyar, Sony Alfian Blegoer Laoemoery, S.H., sebagai hakim mediasi. Hari itu juga dilangsungkan mediasi.

Baca juga :  Uji Coba Eskalator Pasar Rakyat Gianyar, Pedagang Grogi

Mediasi berlangsung tertutup, namun informasi para pihak saling menuntut, sehingga belum ada titik temu. Usai mediasi dihadapan ratusan warga Bendesa Pura Samuan Tiga, Bendesa Desa Adat Bedulu menyampaikan pihaknya sudah beberapa kali melakukan mediasi dengan I Wayan Sura. Dalam sidang mediasi berikutnya, Bendesa I Gusti Serana minta penggugat I Wayan Sura, dihadirkan dan bukan hanya diwakilkan penasehat hukumnya.

Dikatakan dia, tanah yang diperkarakan ini seluas 11 are. Di mana, dulunya Kantor Kepala Desa Bedulu namun sekarang Kantor Desa Bedulu sudah dipindahkan. Namun sekarang di lahan tersebut, masih berdiri TK dan bangunan balai banjar. Pihak Prajuru Pura Samuan Tiga sudah memiliki sertifikat sejak tahun 1992 lalu. (116)

Baca juga :  Dianggarkan Rp78 Miliar Lebih, Proyek Pasar Ubud Mulai Digarap

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini