Australia dan RI Kerjasama Kurangi Kematian Akibat Rabies di Bali

jumat australia
SERAHKAN VAKSIN - Konjen Australia di Bali, Anthea Griffin, saat menyerahkan 200.000 vaksin rabies untuk anjing di Baturiti, Tabanan, pada Kamis (29/9/2022). (DenPost.id/ist.)

Baturiti, DenPost.id

Dalam acara peringatan Hari Rabies Sedunia, Konsul Jenderal (Konjen) Australia di Bali, Anthea Griffin, menyerahkan 200.000 vaksin rabies untuk anjing ke Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) Kasdi Subagyono di Baturiti, Tabanan, pada Kamis (29/9/2022).

Dalam kesempatan itu, Griffin mengaku bangga bahwa pihaknya dapat mendukung pekerjaan Kementerian Pertanian RI melalui penyediaan vaksin. ‘’Saya merasa terhormat dapat hadir untuk serah-terima ini,” tegasnya.

Hari Rabies Sedunia tahun ini mengangkat tema ‘’Satu Kesehatan, Nol Kematian’’ atau ‘’One Health, Zero Deaths’’. Hal ini mencerminkan pentingnya hubungan antara manusia dengan hewan serta kesehatan lingkungan untuk mengurangi kematian akibat rabies dan penyakit lain yang menyebar dari hewan ke manusia.

Griffin menambahkan Australia memiliki komitmen kuat untuk mendukung kepemimpinan Indonesia dalam pendekatan satu kesehatan yang menjadi tema penting kepresidenan G20 tahun ini.

Baca juga :  Menuju Bali Bebas Karantina, Gubernur Minta Warga Wajib Vaksinasi ‘’Booster’’

Pengendalian rabies adalah contoh utama perlunya pendekatan satu kesehatan, di mana kolaborasi antara sektor kesehatan, pertanian, dengan lingkungan, sangatlah penting untuk menghentikan kematian akibat rabies pada anjing dan manusia.

Penyerahan vaksin rabies ke RI ini merupakan bagian dari dukungan Australia yang lebih luas untuk pemberantasan rabies di Bali. Dukungan ini diberikan melalui Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (Australia Indonesia Health Security Partnership, AIHSP) yang bekerja sama dengan pemerintah, desa, dan organisasi masyarakat, untuk memberikan informasi ke masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian rabies.

Baca juga :  Gubernur Koster Sabet Penghargaan Top Pembina BUMD 2021

Rabies merupakan masalah di seluruh Asia Tenggara dan dunia, sehingga mengakhiri kematian akibat rabies membutuhkan kerjasama organisasi regional dan global. Australia dengan senang hati bekerja dalam kemitraan dengan FAO, Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), dan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia, serta mendukung peran penting mereka dalam koordinasi regional.

Griffin menyimpulkan melalui Kemitraan Australia Indonesia untuk Ketahanan Kesehatan (AIHSP), dan Pusat Ketahanan Kesehatan Indo-Pasifik, akan terus bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Kesehatan Indonesia serta dengan Departemen Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia, untuk mengurangi kematian akibat rabies di Bali sehingga menjadi nol. (yad)

Baca juga :  Pantau Antisipasi Covid-19, Bupati Eka Lakukan Video Conference

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini