Wujudkan Konsep Ekonomi Kerthi Bali, Gubernur Koster Diapresiasi Menteri Bappenas

kosterku
TERIMA PENGHARGAAN - Gubernur Bali Wayan Koster saat menerima Penghargaan Kategori Khusus dari Menteri Bappenas/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa pada Kamis (29/9/2022) di Kantor Kementerian Bappenas, Jakarta, dalam acara Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2022. (DenPost.id/ist)

Denpasar, DenPost.id

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali di bawah kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada Kamis (29/9/2022), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menyerahkan Penghargaan Kategori Khusus kepada Gubernur Koster dalam acara Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2022 di Jakarta.

Siaran pers yang diperoleh DenPost.id di Denpasar, Penghargaan Kategori Khusus tersebut diberikan karena Pemprov Bali dinilai sebagai provinsi yang memulai inisiasi awal sirkulasi ekonomi. Dalam kesempatan itu, Menteri Bappenas Suharso Monoarfa mengapresiasi langkah Gubernur Koster dalam mewujudkan konsep Ekonomi Kerthi Bali yang merupakan konsep ekonomi yang harmonis terhadap alam, hijau/ramah lingkungan, menjaga kearifan lokal, berbasis sumber daya lokal, berkualitas, bernilai tambah, berdaya saing, tangguh, dan berkelanjutan.

Baca juga :  Penghuni Kos Ditemukan Tewas Tergeletak di Lantai

Ekonomi Kerthi Bali, menurut Suharso Monoarfa, merupakan konsep yang menggunakan paradigma baru untuk mewujudkan tatanan kehidupan perekonomian sebagai penanda Bali Era Baru. “Konsep pembangunan Ekonomi Kerthi Bali ini juga digunakan sebagai acuan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dalam menyusun program Transformasi Ekonomi Bali melalui Peta Jalan Ekonomi Kerthi Bali menuju Bali Era Baru: hijau, tangguh, dan sejahtera,” jelas Suharso Monoarfa, disambut tepuk tangan hadirin.

Menteri Suharso juga menyatakan pemberian Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022 ini dilakukan untuk mendorong pemerintah daerah agar mampu melahirkan inovasi-inovasi dalam perencanaan pembangunan hingga dapat dijadikan suatu pedoman bagi daerah lain untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga :  Petugas Regsosek Didaftarkan BPS Dalam Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Sedangkan Deputi Bidang Pemantauan, Evaluasi, dan Pengendalian Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Rudy Soeprihadi Prawiradinata, menyebutkan sebelum Penghargaan Kategori Khusus tersebut diberikan ke Pemprov Bali, ada tim penilai independen dan tim penilai utama Bappenas yang melakukan penilaian. (dwa)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini