Komitmen Tata Keuangan Negara, Gubernur Koster Diapresiasi Anggota VI BPK RI

kosternya
HADIRI SERTIJAB - Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri acara sertijab Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali, Jumat (30/9/2022). (DenPost/ist)

Denpasar, DenPost.id

Gubernur Bali Wayan Koster memberikan penghargaan setinggi-tingginya sekaligus ucapan terima kasih kepada Wahyu Priyono yang menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali sejak Mei 2021 – Agustus 2022 atas kontribusinya mengelola keuangan Pemprov Bali dan pemkab/pemkot se-Bali. Gubernur Koster juga mengucapkan selamat bertugas kepada Wahyu Priyono di tempat yang baru yakni sebagai Kepala Perwakilan di Kalimantan Barat (Kalbar).

Ucapan terima kasih dan selamat ini disampaikan Gubernur Koster dalam acara serah-terima jabatan (sertijab) Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali di hadapan anggota VI BPK RI selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara VI Dr. Pius Lustrilanang, Auditor Utama Keuangan Negara VI Laode Nusriadi, mantan Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali Wahyu Priyono, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali yang baru Joko Agus Setyono, ketua DPRD provinsi/kabupaten/kota se-Bali, bupati/walikota se-Bali, sekretaris daerah provinsi/kabupaten/kota se-Bali, dan pimpinan instansi vertikal pada Jumat (30/9/2022).

Baca juga :  Tertimpa Pohon Sandat, Warga Tabanan Tewas

Anggota VI BPK RI Dr. Pius Lustrilanang mengapresiasi Pemprov Bali, karena sebagai daerah yang berkomitmen kuat dalam menata tata kelola keuangan negara secara transparan, akuntabel, dan diperlihatkan melalui predikat WTP dari hasil pemeriksaan BPK. “Bahkan dalam laporan hasil pemeriksaan tindak lanjut, Bali sudah luar biasa dengan mencapai 95,56 persen. Siapa dulu Gubernurnya? Angka ini melampaui target nasional sebesar 75 persen dan rata-rata nasional sebesar 78,4 persen,” kata Dr. Pius Lustrilanang, sambil mendorong peran DPRD di Bali untuk ambil bagian lebih besar dalam pengawasan dan melakukan pemantauan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sedangkan Gubernur Koster mengucapkan selamat datang dan bertugas di Bali kepada Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali yang baru Joko Agus Setyono. “Kami berharap kemitraan dan kerjasama yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat terus berlanjut dalam rangka meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah,” tegasnya.

Baca juga :  Pascabentrok Dua Kelompok Warga, Polisi Sisir Pedagang Miras di Pelabuhan Benoa

Gubernur Koster menegaskan hubungan Pemprov Bali dengan BPK Perwakilan Provinsi Bali dalam koordinasi, komunikasi, serta kerjasama, sangat baik dan bagus, sehingga Bali meraih hasil yang sangat bagus pula yang ditandai dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak sembilan kali secara berturut–turut dari tahun 2013–2021. Juga Opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk kabupaten/kota se-Bali. Pencapaian Opini WTP yang diraih Pemprov Bali bersama pemkab/pemkot di Bali ini merupakan hasil arahan, kebijakan, dan bimbingan, BPK Provinsi Bali.  “Terus terang saya juga menggariskan dengan pengalaman di DPR RI selalu mengarahkan agar WTP yang diraih merupakan WTP yang berkualitas. Jadi bukan sekadar WTP, tapi WTP memang secara substansial tidak lagi normatif semata, namun memang betul–betul bisa dipertanggungjawabkan secara faktual, sehingga WTP yang diraih tidak saja berkualitas, tapi juga memberikan rasa nyaman bagi kepala daerah dan aparatur birokrasi di Bali,” tegasr mantan Badan Anggaran DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Baca juga :  Jenazah Korban Kapal Tenggelam Ditemukan

Mewakili Pemprov Bali dan kabupaten/kota di Bali, Gubernur Koster menyampaikan terimakasih kepada BPK Perwakilan Provinsi Bali atas arahan BPK Pusat dan kerjasamanya yang sangat baik ini. “Selamat dan semoga Bapak Anggota VI BPK RI Dr. Pius Lustrilanang berkenan dan bahagia selama berada di Bali dengan suasana alam yang indah ini,” tandas Koster, yang disambut tepuk tangan hadirin. (dwa)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini