Berkas Perkaranya Lengkap, Tersangka Kasus Penyimpangan KUR Segera Disidang

sidang12
PASCADISERAHKAN - Tersangka kasus dugaan penyimpangan dana KUR di salah satu bank BUMN di Kota Denpasar berinisial OR berada di mobil tahanan kejaksaan pascadiserahkan ke JPU, Senin (3/10/2022). (DenPost.id/wiadnyana)

Denpasar, DenPost.id

Kasus dugaan penyimpangan dana KUR di salah satu bank BUMN di Kota Denpasar segera disidangkan di pengadilan. Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar menyerahkan tersangka berinisial OR ke jaksa penuntut umum (JPU).

Menurut Kasi Intel Kejari Denpasar I Putu Eka Suyantha, Senin (3/10/2022), berkas perkara kasus dugaan korupsi sejak tahun 2017 hingga 2020 itu telah lengkap atau P21. “Tersangka akan ditahan oleh JPU selama dua puluh hari ke depan di LP Kerobokan,” tegasnya.

Baca juga :  Gubernur Koster Motivasi Siswa Buat Motor Hingga Kompor Listrik

Lebih lanjut Eka mengungkapkan setelah itu berkas perkaranya segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar untuk dilakukan penunjukan majelis hakim dan penentuan jadwal sidang. “Tersangka disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Ayat (1), (2), dan (3), Undang-undang Republik Indonesia No.31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor),” imbuhnya.

Awalnya penyidik Kejari Denpasar menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan tipikor penyimpangan dana KUR ini. Keduanya berinisial NKM dan OR, yang diketahui selaku pihak swasta atau pihak ketiga.

Baca juga :  Emosi, Pria Asal Angantaka Pukul Supir Truk dengan Palu

Keduanya diduga memanipulasi data-data yang diisyaratkan salah satu bank BUMN pemberi KUR. Sedangkan modus aksi kedua tersangka yakni mengajukan permohonan 26 KUR yang tidak memenuhi prosedur sejak 2017 hingga 2020.

Lantaran menggunakan Surat Keterangan Usaha (SKU) fiktif, NKM dan OR lantas ditetapkan menjadi tersangka. Keduanya dinyatakan mengakibatkan kerugian Rp 697.874.953. (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini