Terhimpit Ekonomi, Nekat Curi Gong

20221006 121632

Singaraja, DENPOST.id

Lantaran terhimpit ekonomi, tiga orang nekat mencuri seperangkat gong yang ditempatkan di Wantilan Pura Bale Agung dan Puseh Desa Adat Kelampuak Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan pada hari Sabtu (10/9) lalu.

Gong yang dicuri berupa Pengenter 3 buah, Kantilan 2 buah, Cengceng Beleganjur 8 buah, Terong Beleganjur 4 buah milik dari Desa Adat Kelampuak Desa Kubutambahan.

Kapolsek Kubutambahan AKP Ketut Suparta, S.H.,M.H., dalam keterangan persnya Kamis (6/10) mengatakan, setelah menerima laporan langsung memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Kubutambahan bersama dengan timnya untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap kasus tersebut.

“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan diperoleh informasi bahwa ketiga orang yang diduga mengambil seperangkat gong tersebut adalah Nurhadi, umur 55 tahun yang memiliki alamat sesuai KTP di Dusun Gumukagung RT. 001/006 Kelurahan Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi, yang dilakukan bersama-sama dengan Kadek Dwi Bayu Saputra, umur 24 Tahun, yang beralamat di Banjar Dinas Tegal Desa Sangsit dan seorang anak-anak dan belum dewasa, berumur 14 tahun,” ungkapnya.

Baca juga :  Kerangka Mr. X Dikubur di Setra Buleleng

Ketiga pelaku kemudian berhasil diamankan di Pelaku di tangkap di hari Sabtu tanggal 2 Oktober 2022. Pelaku Kadek Dwi Bayu Saputra, diamankan di rumahnya di Banjar Dinas Dauh Munduk Desa Bungkulan, begitu juga terhadap pelaku anak-anak yang belum dewasa, sedangkan Nurhadi diamankan dari tempat kostnya di Pulau Obi Kelurahan Banyuning Singaraja.

“Saat mengambil seperangkat gong tersebut masing-masing pelaku memiliki peran yaitu tersangka yang masih anak-anak bertugas mengawasi orang yang lewat di Pura tersebut, kemudian Kadek Dwi Bayu Saputra melakukan pemotongn tali gong menggunakan pisau, selanjutnya Nurhadi bersama-sama dengan Kadek Dwi Bayu Saputra memasukan gong tersebut kedalam karung plastik dan membawanya ke sepeda motor kemudian membawa kabur gong tersebut,” imbuhnya.

Baca juga :  Dewa Indra Sebut Covid-19 Pacu Kemampuan IT Guru dan Siswa

Sebelum melakukan aksinya para pelaku menyewa kendaraan sepeda motor Honda Vario Techno di daerah Penarukan Buleleng, kemudian bersama-sama menuju ke Banjar Dinas Kelampuak Desa Kubutambahan.

Setelah sampai di daerah banjar dinas Kelampuak, pelaku yang terdiri dari 3 orang berhenti di sebelah Selatan Pura Bale Agung dan Puseh, kemudian para pelaku masuk ke dalam Pura melalui pintu Pura yang tidak terkunci.

“Maksud awal ketiga pelaku bertujuan akan mencari bokor yang terbuat dari kuningan, karena tidak mendapatkannya dan saat itu menemukan seperangkat gong yang tertutup dengan terpal sehingga ketiga pelaku berniat untuk mengambil gong tersebut, dan saat itu ketiga pelaku langsung berhasil mengambil goong tersebut yang terlebih dahulu tali gong diputus dan gongnya kemudian dimasukan ke dalam karung palstik,” jelasnya.

Setelah berhasil mengambil seperangkat gong tersebut sebagian gong sudah sempat dijual kepada orang yang tidak dikenal, pertama dijual dengan harga dengan harga Rp 1.050.000, dan yang kedua dengan harga Rp 3.000.000.

Baca juga :  Tari Sakral Ini Dipentaskan saat 54 Tahun Transformasi Desa Benyah Jadi Desa Pancasari

Diduga pelaku melakukan perbuatannya tersebut karena faktor ekonomi, sehingga hasil penjualan tersebut dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dari hasil penyidikan yang dilakukan unit Reskrim Polsek Kubutambahan telah diamankan barang bukti berupa 6 potong tali pengikat gong warna putih, 1 buah pisau, 6 buah gong yang terbuat dari kuningan, gong yang sudah dipotong-potong yang terbuat dari kuningan dengan berat 13 kg, 3 buah mata gergaji besi dan 1 karung plastik.

“Untuk kedua tersangka yang dewasa yaitu Nurhadi dan Kadek Dwi Bayu Saputra disangka telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, sedangkan terhadap pelaku yang masih dibawah umur dan anak-anak ditangani dalam proses tersendiri sesuai dengan SSPA,” tandasnya.(118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini