Tiga Kendaraan Nyungsep di Jalan Jebol, Tiga Orang Tewas, Tiga Selamat

mobil nyungsep 1
EVAKUASI - Proses evakuasi korban yang terjerumus ke jalan amblas di Jalan Raya Erlangga, Gunaksa, Kerlurahan Cempaga, Bangli tepatnya sebelah barat SPBU Sidembunut atau timur Gedung Sasana Budaya Bangli, Sabtu (8/10/2022).

Bangli, DENPOST.id

Akses jalan Raya Erlangga, Gunaksa, Kerlurahan Cempaga, Bangli tepatnya sebelah barat SPBU Sidembunut atau timur Gedung Sasana Budaya Bangli, Sabtu (8/10/2022) jebol dan terputus total. Tiga kendaraan termasuk penumpangnya dilaporkan nyungsep dan terseret arus. Dari evakuasi, tiga orang selamat dan tiga orang tewas. Korban meninggal semuanya dewasa.

Koordinator Basarnas Provinsi Bali, Made Eka, mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari tim BPBD Bangli terkait musibah tersebut sekitar pukul 03.00 wita. Setiba di TKP, upaya evakuasi langsung dilakukan bersama tim gabungan BPBD, TNI/Polri, Dinas PU Provinsi, Dinas PU Kabupaten, Dinas Kesehatan, RSU Bangli, Kecamatan dan PMI. Diungkapkannya, ada tiga kendaraan yang nyungsep ke bawah jalan dan terseret arus. Satu kendaraan pikap hitam DK 8602 PW dengan 3 orang di dalamnya, semua selamat. Mereka yakni sopir Ketut Pageh (34) beserta istri yakni Nyoman Lestari (30) dan anaknya, Kadek Wahyu Putra (5). Dua kendaraan lainnya yakni mobil jenis Terios dengan dua orang dewasa (satu sopir, satu penumpang), keduanya meninggal. Satu lagi korban meninggal yang diduga mengendarai sepeda motor dan ikut terseret arus juga ditemukan meninggal.

Baca juga :  Terobos Jalur Penelokan, Sejumlah Truk Bermuatan Pasir Ditindak

Setelah diidentifikasi, korban meninggal untuk di kendaraan Terios yakni Gita Savitri (35) alamat Jalan Sentanu IV, Banjar Benbiyu, Peguyangan Kaja, Denpasar Utara dan Hosdianto Gunawan (38) alamat Perumahan Cempaka Mas, Blok C/1, Dalung, Kuta Utara, Badung. Sedangkan korban meninggal pengendara Honda Vario atas nama Putu Rian Asmara (25), alamat Desa Sidembunut, Kelurahan Cempaga, Bangli.

“Total korban ada enam orang. Tiga orang selamat merupakan satu keluarga asal Tembuku, Bangli. Tiga orang lagi meninggal, dua laki-laki, satu perempuan,” sebut Eka didampingi Kepala Pelaksana BPBD Bangli, Wayan Wardana.

Baca juga :  Putar Musik Keras, Bar Katulebo Diprotes Warga Sanur

Eka juga mengaku mengalami kendala saat evakuasi korban terutama korban di dalam mobil Terios. Sebab kap mobil tertindih material beton dan aspal. “Kami lakukan pembongkaran pada kap mobil. Ada dua orang di dalamnya. Setelah dicek ternyata sudah meninggal,” bebernya. Untuk korban selamat langsung dirujuk ke RSUD Bangli.

Terkait proses evakuasi seluruh kendaraan, sementara dihentikan. Hal itu karena kondisi tanah di sekitar lokasi labil sehingga rawan ambrol susulan. “Kemungkinan besok atau menunggu situasi kondisi di TKP. Sementara dipasangi garis polisi dari kedua sisi (barat dan timur) agar tidak ada kendaraan yang melintas,” pungkasnya. (128)

Baca juga :  Razia Prokes, 95 Warga Bangli Ditegur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini