Kasus Dugaan Tolak Pasien, Polda Bali Segera Datangi Dua RS

bayu1
Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto

Denpasar, DenPost.id 

DITRESKRIMSUS Polda Bali masih menyelidiki laporkan dua rumah sakit (RS) yaitu RSUD Wangaya dan RS Manuaba lantaran diduga menelantarkan pasien. Polisi segara melakukan peninjauan ke tempat kejadian perkara (TKP) di dua RS yang dilaporkan itu.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto, Minggu (9/10/2022), mengungkapkan aparat Ditreskrimsus berencana melakukan peninjauan. “Masih dalam proses penyelidikan. Belum ada yang dimintai keterangan, baik pelapor maupun terlapor,” tegasnya.

Baca juga :  Pangdam Ingatkan Prokes, KPU Pastikan KPPS Non Reaktif

Menurut Kombes Bayu, peninjauan rencananya dilakukan pada Senin (10/10/2022). “Bisa saja jadwalnya berubah, tergantung proses di lapangan,” tambahnya.

Sebelumnya DenPost memberitakan bahwa kasus dugaan penolakan pasien yang dilakukan dua RS di Denpasar beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Suami dari pasien yang ditolak pihak RS itu yakni Kadek Suastama (46) melapor ke Polda Bali pada Selasa (4/10). Kadek Suastama memilih mencari keadilan dengan cara menempuh jalur hukum lantaran sang istri, Nengah Sariani (44), meninggal dunia diauga akibat ditolak untuk mendapat perawatan di dua RS tersebut.

Baca juga :  Kekeruhan Air Baku di IPA Belusung Capai 16.900 NTU

Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto mengaku bahwamemang benar ada laporan tersebut. “Laporannya atas dugaan penolakan pasien oleh RSUD Wangaya dan RS Manuaba, sehingga menyebabkan pasien kehilangan nyawa. Hal itu sebagaimana dimaksud Pasal 190 ayat (1) dan (2) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan,” bebernya, Kamis (6/10/2022). (yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini