Rakernas IMA Bali 2022, Manfaatkan Momentum Jelang 2030 untuk Jangka Panjang SDGs

picsart 22 10 09 19 59 18 646
RAKERNAS IMA - Pembukaan Rakernas IMA di Ubud, yang mengusung tema Entrepreneurial Marketing : Riding Momentum Towards 2030, yang dihadiri Co-Honorary IMA, Juan Permata Adoe (paling kiri); Ketua Senat IMA, Junardy (kedua dari kiri); President IMA, Suparno Djasmin (ketiga dari kiri); Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukowati (tengah); Tetua Bali, Tjokorda Gde Putra Sukawati (ketiga dari kanan); Founder IMA, Hermawan Kertajaya (kedua dari kanan), dan Korwil IMA Bali, Ida Bagus Gede Sidharta Putra (paling kanan).

Gianyar, DENPOST.id

Pandemi Covid-19 yang belum usai, serta munculnya ancaman resesi ekonomi global membuat Indonesia Marketing Association (IMA) mengimplementasikan konsep Entrepreneurial Marketing. IMA berharap bisa berkontribusi secara nyata bagi perekonomian di Indonesia, sebagai perwujudan visi IMA untuk menjadi Marketer for Better Indonesia, dan juga dukungan terhadap SDGs.

Perlu kolaborasi berbagai pihak dalam memperbaiki UMKM dan pariwisata di Indonesia, khususnya di Bali. Pada, 8 Oktober 2022, Indonesia Marketing Association (IMA) mengajak internal organisasi dan masyarakat, terutama kalangan profesional untuk kian menyadari dan terpanggil dalam membangun kesadaran akan arti pentingnya tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs) bersamaan dengan mulai meredanya Covid-19.

Hal ini, terungkap dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IMA, yang diikuti lebih dari 200 perwakilan dari 89 chapter dari total anggota sebanyak 2.963 di seluruh Indonesia. Kegiatan rakernas tersebut, turut dihadiri oleh Zulkifli Hasan selaku Menteri Perdagangan Republik Indonesia; Tjokorda Oka Ardhana Sukowati (Cok Ace) selaku Wakil Gubernur Bali; Hermawan Kartajaya selaku Honorary Founding Chairman IMA; Juan Permata Adoe selaku Co-Honorary Founding Chairman IMA; YW. Junardy selaku Senate Chairman of IMA; Hendra Warsita selaku Senate Secretary of IMA, dan Gusde Sidharta selaku Koordinator Wilayah IMA Bali.

Rakernas ini merupakan yang kedua kali tahun ini dilakukan secara hybrid, seperti di Bandung pada Mei 2022, menyusul meredanya kondisi Covid-19. Dalam upaya menggerakkan ekonomi daerah setelah meredanya Covid-19 dan membangkitkan aktivitas yang produktif, IMA mengusung tema “Entrepreneurial Marketing: Riding The Momentum Towards 2030” yang dikaitkan dengan rencana jangka panjang SDGs.

Baca juga :  Bupati Mahayastra Lantik Forum Perbekel/Lurah dan BPD

Menteri Perdagangan, Zulkifly Hasan menyatakan bahwa dibutuhkan kolaborasi, bahu membahu untuk mendukung ketahanan pangan Indonesia, dalam mengantisipasi kondisi atau masa sulit ke depan.
Sambutan Mendag yang dibacakan Syailendra, Plt. Perdagangan Dalam Negeri, menjelaskan situasi yang menantang saat ini, pemerintah mengajak IMA dan masyarakat untuk bersama-sama berinovasi dan kreatif, terutama dalam mengupayakan ketahanan pangan, karena selain Indonesia punya tanah yang luas, tetapi juga subur.

Sementara Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan pembangunan di Bali saat ini dan ke depan sudah sesuai dengan inisiatif SDGs dengan memperhatikan budaya, lingkungan menuju kesejahteraan masyarakat. “Kami sudah mengimplementasikan SDGs untuk pengembangan Bali ke depan dengan nama Bali Era Baru, dengan memperhatikan budaya, lingkungan, ekonomi dan kesejahteraan,” ujar Wagub Bali.

Baca juga :  Disokong Donatur, Mapolsek Ubud Kini Bergapura

Dukungan terhadap Sustainable Development Goals
Dukungan IMA terhadap SDGs tidak hanya diwujudkan melalui sosialisasi dan keterlibatan dalam organisasi IGCN. Melalui rakernas tersebut juga, dilakukan penyerahan secara simbolis 2.600 pohon mangrove oleh Suparno Djasmin, sebagai President IMA yang melambangkan ulang tahun IMA yang ke-26 kepada Tjokorda Oka sebagai Wakil Gubernur Bali.

Penyerahan tersebut, kemudian dilanjutkan kepada perwakilan Nelayan Mangrove Bali. Hal tersebut, menjadi bukti pentingnya perawatan lingkungan sebagai salah satu poin dalam SDGs untuk mendukung target 2030.
IMA mendorong sosialisasi profesionalisme pemasaran melalui branding dan meningkatkan awareness dan implementasi 17 Sustainable Development Goals yang sejalan dan berkaitan dengan IMA, terutama tujuan ke-8 untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, kesempatan kerja yang produktif dan menyeluruh, serta pekerjaan yang layak untuk semua yang sangat erat kaitannya dengan sektor pariwisata dan UMKM serta lapangan kerja. “Saya percaya, ekonomi Indonesia ini akan start lebih awal ketika resesi selesai bila seluruh elemen di IMA kompak bergerak dan saling kolaborasi serta menjadi marketer yang berjiwa entrepreneur. Terlebih bila didukung oleh 88 Chapter dengan 2.959 anggota IMA di Indonesia,” lanjutnya.

Baca juga :  Langgar Operasional PPKM, Tim Gabungan Gianyar Tutup Dua Usaha

Pada Rakernas di Bali, untuk pertama kalinya acara rakernas digabungkan dengan rangkaian acara Internasional, 2nd World Marketing Forum, yang berlangsung pada, 6 dan 7 Oktober 2022, dan merupakan hasil co-creation IMA dan JMA (Japan Marketing Association). Selain itu, penyelenggaraan rakernas juga bersamaan dengan acara Annual General Meeting (AGM) dari Asia Marketing Federation (AMF), di mana IMA adalah salah satu dari 19 negara yang menjadi anggota. Rangkaian acara tersebut disebut Octoberfest dan akan menggabungkan seminar internasional dan acara pertemuan besar anggota IMA seluruh Indonesia.

World Marketing Forum (WMF) yang didukung oleh Asia Marketing Federation (AMF), dimana IMA merupakan founding membernya, merupakan wujud konkret IMA untuk menjadi asosiasi profesional yang mendukung perbaikan UMKM dan pariwisata di Indonesia, khususnya di Bali.
“WMF ini, merupakan momentum yang baik bagi IMA untuk memanfaatkan dan bekerjasama dengan 19 negara AMF selain dalam wujud akademis, tetapi juga secara bisnis, sehingga IMA akan semakin berdampak positif bagi Indonesia, dan mendukung pemerintah khususnya Kementerian Perdagangan dalam meningkatkan ekspor produk-produk unggulan Indonesia,” tutup Suparno Djasmin, melalui sambutannya di Rakernas IMA Bali tersebut. (112)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini