Desa Carangsari Jadi Desa Wisata Ramah Berkendara

picsart 22 10 10 19 45 54 870
DESA WISATA - PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk., (Adira Finance) bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, melakukan peresmian landmark Desa Wisata Ramah Berkendara di Desa Carangsari, dan Festival Pasar Rakyat di Pasar Adat Desa Carangsari, sebagai destinasi ke-3 rangkaian Festival Kreatif Lokal 2022, Sabtu (8/10/2022).

PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk., (Adira Finance) bersama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI), melakukan peresmian landmark Desa Wisata Ramah Berkendara di Desa Carangsari, dan Festival Pasar Rakyat di Pasar Adat Desa Carangsari, sebagai destinasi ke-3 rangkaian kegiatan Festival Kreatif Lokal 2022, Sabtu (8/10/2022).

Festival Kreatif Lokal 2022, merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Adira Finance untuk Indonesia, di bawah pilar Sahabat Lokal yang berfokus terhadap pengembangan pariwisata, budaya, kearifan lokal dan pemberdayaan UMKM di Indonesia. Tahun ini merupakan tahun ke-3 Festival Kreatif Lokal diadakan bekerjasama dengan Kemenparekraf RI.

“Adaptasi, kolaborasi dan inovasi menjadi aspek penting dalam pengembangan Desa Wisata. Adanya inovasi yang dilakukan oleh Adira Finance dalam pelaksanaan rangkaian program Festival Kreatif Lokal yang dikolaborasikan dengan program ADWI oleh Kemenparekraf, tentunya menjadi langkah strategis untuk mengangkat potensi sektor parekraf desa wisata secara lebih luas. Kami mengapresiasi komitmen dan konsistensi Adira Finance yang terus mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Desa Wisata. Dengan adanya kolaborasi ini, kami harap menjadi bentuk adaptasi, serta upaya pemulihan perekonomian sektor pariwisata pascapandemi,” ungkap Direktur Tata Kelola Destinasi, Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua, saat meresmikan landmark Desa Wisata Ramah Berkendara yang turut dihadiri Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila.

Baca juga :  Kasus Berdarah di Desa Pegayaman, Polsek Sukasada Gali Informasi

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila mengatakan Adira Finance berkeinginan untuk membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia, dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya segmen UMKM. “Oleh karena itu, kami menjalin kerjasama strategis dengan pemerintah melalui Kemenparekraf RI untuk melaksanakan rangkaian Festival Kreatif Lokal. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menciptakan nilai bersama untuk meningkatkan kesejahteraan, serta menguatkan keberadaan Adira Finance sebagai perusahaan yang menyediakan solusi keuangan sesuai kebutuhan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Carangsari dipilih sebagai salah satu Desa Wisata Ramah Berkendara, karena telah memenuhi kriteria pendukung yang meliputi infrastruktur, seperti jalanan beraspal, penerangan lalu lintas, stasiun pengisian bahan bakar dan bengkel otomotif (sumber daya manusia termasuk pelaku ekonomi kreatif, pengelola dan pemandu wisata), serta ekosistem pariwisata, yakni tempat wisata, akomodasi ataupun fasilitas lainnya.

Baca juga :  Gundukan di Tanjakan Uluwatu Makan Korban, Dua Pengendara Masuk RS

Selain itu, Desa Carangsari juga memiliki beragam destinasi wisata yang menarik, seperti Taman Beji Samuan, perkebunan cokelat hingga menyusuri Sungai Ayung yang merupakan sungai terpanjang di Bali.

Jelajah Desa Wisata Ramah Berkendara merupakan kegiatan yang mengajak komunitas motor untuk melakukan touring atau berkendara ke desa wisata dalam rangka membantu mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di desa wisata agar nantinya sektor ekonomi, sosial, lingkungan dapat tumbuh berkembang dan menjadi salah satu destinasi liburan wisatawan lokal, khususnya pengguna kendaraan bermotor.

Baca juga :  Di Darmasaba, Satgas Covid-19 Terapkan Sanksi Denda 

Direktur Utama PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, Edhi Tjahja Negara mengaku bangga dapat kembali berkolaborasi dan mendukung program ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif. (112)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini