Rampung, Jembatan Darurat Yangapi Sudah Bisa Dilalui

picsart 22 10 14 13 08 54 106
JEMBATAN DARURAT - Jembatan darurat di ruas Jalan Yangapi - Tembuku sudah bisa dilalui pemotor, Jumat (14/10/2022).

Bangli, DENPOST.id

Gotong – royong pemerintah dengan warga pada Kamis (13/10/2022) membuahkan hasil. Jembatan darurat yang dibangun di ruas Jalan Desa Yangapi – Tembuku, itu sudah rampung dan mulai Jumat (14/10/2022) sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

Sebelumnya sudah dilakukan kajian dan sudah diuji coba oleh petugas seusai menggarap jembatan darurat yang berbahan bambu dan batang pohon kelapa tersebut. “Termasuk pula dibuatkan banten sejenisnya. Kemarin begitu usai kita buatkan banten kecil dulu seperti tulung urip sebagaimana kepercayaan kita di Bali (Hindu). Nah, sekarang kita upacarai lagi dengan bentuk banten yang lebih besar,” kata Camat Tembuku, I Putu Sumardiana, saat ditemui di lokasi.

Baca juga :  Masuk Kategori Wisata Maju, Desa Undisan Raih Penghargaan ADWI

Dikatakannya, jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 15 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi sekitar 10 meter. “Sekarang masih ada pengerjaan lagi untuk dinding di samping-samping. Kita upayakan hari ini rampung semua,” sebutnya. Dia juga mengatakan, saat pagi terutama jam berangkat sekolah akan ada petugas kepolisian dan TNI yang bertugas jaga di lokasi, memandu pengendara untuk melintas di jembatan tersebut.

Pantauan di lokasi, nampak pengendara sudah mulai lalu lalang, termasuk warga sekitar yang melintas membawa rumput untuk ternak. Sebagian nampak masih ragu dan memaksakan diri melalui jembatan tersebut terutama pengendara wanita (ibu-ibu). Selain waswas, kondisi jembatan memang sedikit licin mengingat dindingnya terbuat dari bambu yang baru. Nampak pula pengendara yang membawa penumpang (berboncengan), lebih memilih turun dulu lalu berjalan kaki melalui jembatan tersebut. “Masih ada waswas sih, agak gimana gitu rasanya di dada. Tapi melihat banyak petugas dan yang lain aman-aman saja lewat, ya sudah terobos saja,” ujar Ibu Dewi, salah seorang pengendara yang mengaku dari Undisan.

Baca juga :  Apel Pergeseran Pasukan Polres Bangli Amankan Pilkada 2020

Dia mengaku terpaksa melaui jembatan tersebut. Sebab, jika harus mencari jalan alternatif lain, dirinya harus memutar dan itu cukup memakan waktu. “Mau ke Bangli (kota). Sebelumnya lewat jalan alternatif ke selatan, memutar cukup jauh,” akunya.

Hal serupa juga dikatakan Agung Sutha. Pria paruh baya ini mengaku baik-baik saja melalui jembatan darurat tersebut. “Ya percayakan saja pada petugas, pastilah tidak asal-asalan. Astungkara aman dan rahayu,” ucap pengendara yang membawa muatan telur di belakangnya. (128)

Baca juga :  Apel dan Tabur Bunga Warnai Peringatan Hari Pahlawan di Bangli

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini