Bupati Giri Prasta Serahkan Hibah Rp490 Juta di Kabupaten Buleleng

picsart 22 10 19 20 00 19 078
SERAHKAN HIBAH - Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, saat menyerahkan bantuan dana hibah di Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, dan Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Rabu (19/10/2022).

Mangupura, DENPOST.id

Setelah menyerahkan bantuan hibah di Kabupaten Bangli, kali ini Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, dan Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, yang diberikan bantuan oleh Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta sebesar Rp490 juta, Rabu (19/10/2022). Bantuan dana hibah ini, digunakan untuk pembangunan Balai Sekretariat MGPSSR Desa Sidetapa sebesar Rp300 juta dan pembangunan Balai Panggungan Dadia Pasek Gelgel, Banjar Dinas Kajanan, Desa Madenan sebesar Rp190 juta.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Giri Prasta juga memberikan sumbangan secara pribadi Rp41 juta di Desa Sidetapa, dan Rp13 juta di Desa Madenan. Turut hadir mendampingi bupati, Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa; Kepala BPKAD Badung, IA Istri Yanti Agustini; Kadis PUPR IB Surya Suamba; Kabag Tapem Made Surya Darma; Kabag Prokompim Made Suardita; Perbekel Sidetapa, Ketut Budiasa; Kelian Dadia, I Ketut Wiarsana, serta tokoh masyarakat di Desa Sidetapa, dan Desa Madenan.

Baca juga :  Sukseskan Program Prioritas, Gubernur Tegaskan Birokrasi Jangan Normatif

Seusai menyerahkan bantuan hibah di Desa Madenan, Tejakula, Bupati Giri Prasta mengungkapkan Kabupaten Badung mempunyai program Badung Angelus Buana yang artinya Badung berbagi dari Badung untuk Bali. Ketika pajak hotel dan restaurant sudah tercapai, program Badung Angelus Buana harus dilaksanakan. Hal ini sudah berjalan dari dulu dan secara aspek yuridis dibolehkan, secara aspek filosofisnya sudah dilaksanakan dari dulu, cuma dulu dana diserahkan langsung ke provinsi, tetapi sekarang langsung bawa ke daerah penerima hibah dan aspek sosiologi adalah saudara. “Kami lakukan ini adalah berkenaan infrastruktur termasuk juga pelaksanaan kegiatan yang ada di pura, dadia dan lain sebagainya. Kami melihat sebuah lahan yang di mana bisa kita bantu, ini disebut dengan tanam tuwuh. Semakin banyak tanaman yang kita taruh semakin banyak yang mendoakan kita. Kita harus bantu balai banjar, pura, wantilan dan infrastruktur lainnya, serta ini salah satu bagian dari pada tugas kita untuk membantu krama yang ada, sehingga meringankan beban berkenaan dengan urusan adat, agama, tradisi dan seni budaya. Semakin banyak yang kita ajak bekerja, semakin ringan beban yang dipikul oleh masyarakat itu sendiri. Inilah program yang harus terus dilakukan dan saya akan terus bergerak untuk ini,” ujar Bupati Giri Prasta.

Pihaknya juga mengatakan penyerahan bantuan hibah secara langsung kepada masyarakat Buleleng, merupakan wujud implementasi ajaran agama Hindu, yaitu upasaksi yang terdiri atas dewa saksi, manusa saksi dan bhuta saksi. Penyerahan bantuan hibah hari ini secara langsung merupakan wujud dari manusa saksi agar bantuan yang disalurkan diketahui oleh semua masyarakat untuk menghindari adanya permasalahan sosial dan hukum di kemudian hari. “Inilah wujud dari penyerahan bantuan secara transparan akuntabel dan terbuka,” imbuhnya.

Baca juga :  Terkait Isu Beras JPS Tak Sesuai Takaran, Pemkab Lakukan Ini 

Sementara itu, I Made Sutama salah satu penerima hibah dari Desa Sidetapa, Kabupaten Buleleng, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Giri Prasta karena dengan tulus ikhlas telah membantu dan meringankan beban masyarakat dalam bidang pembangunan infrastruktur.

Salah satunya, yakni pembangunan Sekretariat MGPSSR Desa Sidetapa senilai Rp300 juta. “Kami berdoa agar Bapak Bupati Giri Prasta selalu diberikan kesehatan,” ucapnya. (a/115)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini