Pelaku Oplos Elpiji Ditangkap

picsart 22 10 20 21 26 45 606
OPLOS ELPIJI - Pengoplos elpiji, tersangka Yonatan Sunbanu, dengan sejumlah barang bukti di Mapolres Gianyar.

Gianyar, DENPOST.id

Anggota Reskrim Polres Gianyar, menangkap pelaku pengoplos gas elpiji 3 kg subsidi ke gas elpiji 12 kg, dengan tersangka Yonatan Sunbanu alias Son (43) alamat Cekomaria, Banjar Jenah, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara. Pelaku berhasil ditangkap anggota Reskrim Polres Gianyar, Kamis (29/9/2022), saat pelaku sedang menjual gas elpiji di wilayah Ubud.

Dalam aksinya, pelaku menjual elpiji menggunakan mobil APV yang sudah dimodifikasi bagian dalamnya. Hal ini, disampaikan Kapolres Gianyar, AKBP I Made Bayu Sutha Sartana, didampingi Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Ario Seno Wimoko, dan Kasi Humas Polres Gianyar, AKP Nyoman Hendrajaya, di Mapolres Gianyar, Rabu (19/10/2022).

Baca juga :  Jelang Dibukanya Pasar Rakyat Gianyar, Tim Gabungan Tertibkan Pedagang

Dikatakan pengungkapan kasus berawal dari laporan masyarakat ada orang menjual elpiji 12 kg dengan harga miring. Berawal dari informasi masyarakat tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan pelaku mengangkut elpiji menggunakan mobil APV warna putih dan berhasil ditangkap di sebuah warung di Jalan Tirta Tawar, Banjar Kutuh Kelod, Desa Petulu, Ubud, Gianyar.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan nota atau do. Namun, pelaku tidak bisa menunjukkan dan pelaku mengakui perbuatannya memindahkan isi gas elpiji 3 kg ke elpiji 12 kg di sebuah tempat di Jalan Cekomaria, Banjar Jenah, Desa Peguyangan Kangin. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan mendatangi lokasi pengoplosan.

Baca juga :  PPKM Darurat di Bangli, Pengendara Berwisata Diminta Putar Balik

Di tempat ini, ditemukan 10 batang pipa stik besi sebagai alat memindahkan gas isi 3 kg ke 12 kg. BB lain berhasil diamankan 25 buah elpiji 12 kg kosong, 29 buah tabung gas elpiji 12 kg dalam keadaan isi, 2 buah sarung tangan, dan 1 unit mobil APV warna putih dipergunakan mengangkut LPG selama ini.

“Modus pelaku melakukan pengoplosan dari tabung elpiji 3 kg bersubsidi ke tabung gas elpiji 12 kg kemudian dijual kepada masyarakat dengan harga miring Rp160 ribu,” katanya.

Baca juga :  Wagub Cok Ace Hadiri Karya Agung di Pura Dalem Agung

Atas perbuatannya, tersangka Yonatan Sunbanu disangkakan Pasal 40 UU No. 12 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi diubah angka 9 ketentuan Pasal 55 dalam UU RI No 11 tahun 2020 tentang cipta kerja dengan hukuman penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini