Warga Diminta Tak Sembarangan Beli Obat

picsart 22 10 23 16 21 58 984
APOTEK - Aparat Polres Tabanan saat melakukan pengawasan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada apotek dan toko obat yang menjual obat sirop yang dilarang edar.

Tabanan, DENPOST.id

Menindaklanjuti edaran dari Kementerian Kesehatan RI nomor : SR.01.05/III/3461/2022 tanggal 18 Oktober 2022, termasuk Surat Dinas Kesehatan Prov.Bali nomor : B.18.440/6684/Pelkes/Diskes tanggal 19 Oktober 2022 dan Surat kepala Dinas Kesahatan Kab. Tabanan nomor : 41/1835/PSDK/Dikes tanggal 20 Oktober 2022, jajaran Polri ikut turun menyisir dan mengawasi apotek dan toko obat. Hal ini untuk memastikan apotek tidak menyediakan obat sirop yang dilarang edar, menyusul banyak kasus gagal ginjal akut. Seperti yang dilakukan aparat Polres Tabanan, Sabtu (23/10/2022).

Baca juga :  Danrem Ingatkan Warga Bali dan Wisatawan Tak Abaikan Masker

Selain menyisir apotek dan toko obat, aparat juga mengimbau dan mengedukasi masyarakat agar tidak sembarangan membeli obat.
“Kami dari Polres hanya memberikan imbauan tidak hanya ke apotek ke masyarakat juga. Masyarakat diimbau melalui Bhabinkamtibmas setempat agar mematuhi peraturan pemerintah sesuai SE Menkes tersebut. Dan kepada yang berkompeten dalam hal jual beli obat, untuk sementara tidak memperjualbelikan obat-obatan yang dilarang hingga keputusan resmi diberikan dari Kemenkes,” terang Kapolres Tabanan, AKBP Ranefli Dian Candra, saat dimintai konfirmasi, Minggu (23/10/2022).

Baca juga :  Tak Bawa Uang, Pelanggar Prokes Push Up 15 Kali

Lebih lanjut dikatakan, Polres Tabanan bersama polsek jajaran akan terus ikut memantau agar obat sirop sebagaimana disebutkan dalam SE Menkes tidak beredar di wilayah hukum Polres Tabanan. Hal ini untuk mencegah terjadinya kasus serupa yang terjadi di luar Kabupaten Tabanan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr. I Nyoman Susila meminta masyarakat agar tidak panik menyikapi masalah ini. Pihaknya juga mengedukasi masyarakat khususnya para orang tua untuk mencegah kasus ini terjadi. Karena tidak dipungkiri, banyak masyarakat yang kerap membeli obat-obatan sendiri yang dia butuhkan baik itu antibiotik yang kemasannya cair.

Baca juga :  Kejar Target Nasional, Vaksinasi BIN Sasar Nelayan Kedonganan

“Sementara jangan beli obat sembarangan dulu. Jika anak demam, bisa tangani dengan kompres, gunakan pakaian tipis, serta datang ke faskes atau konsultasikan dengan petugas kesehatan, termasuk awasi jumlah air seni/air kecil anak, jika semakin sedikit bahkan tidak bisa buang air kecil sama sekali, segera bawa ke faskes,” sarannya. (tim dp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini