Pemkab Jembrana Data Alat Mata Pencaharian Warga yang Hilang

picsart 22 10 24 16 09 02 616
DAPUR UMUM - Bupati Jembrana saat meninjau dapur umum di Sangkaragung.

Negara, DENPOST.id

Pascabanjir bandang di Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana, beberapa rumah warga terdampak akibat luapan air  Sungai Tukadaya.
Total ada 78 KK yang terdampak. Selain terendam banjir, beberapa di antara KK tersebut juga ada yang kehilangan ternak dan alat-alat mata pencaharian seperti meain tenun dan meain jahit.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, yang meninjau lokasi dapur umum di Kelurahan Sangkaragung, Minggu (23/10/2022) menyatakan Pemkab Jembrana melalui aparat desa dan kecamatan akan mendata alat-alat mata pencaharian dan ternak warga yang hilang itu.

Baca juga :  Salurkan Air Bersih, Polres Kerahkan Mobil Water Canon

“Kita minta pak kaling, pak lurah dan pak Camat untuk melakukan pendataan, Misalnya berapa ternak yang hilang, alat tenun dan mesin jahit, ini dicatat semua. Nanti setelah terkumpul semua data kerugian itu akan kita bawa dalam rapat di provinsi maupun pusat. Kita tidak mau membiarkan masyarakat kita kehilangan mata pencahariannya,” kata Tamba.

Karena itu Tamba mengimbau warga untuk bersabar, sembari menunggu pemerintah berjuang untuk mengembalikan kondisi seperti sebelum bencana.

Baca juga :  Kecelakaan, Pengendara Motor Meninggal Usai Dirawat di RS

Dalam kesempatan itu Tamba juga  menyerahkan bantuan dari Kementrian Sosial RI  untuk para korban banjir. Bantuan tersebut berupa matras, bantal, dan kasur serta selimut.  “Ada kategori untuk mereka yang tempat tidurnya rusak dan tidak layak pakai, itu yang kita sasar.(120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini