Jembatan Darurat di Sungai Gelar Kembali Hanyut Diterjang Air Bah

picsart 22 10 24 21 13 53 713
HANYUT - Kondisi Sungai Gelar di Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, yang airnya mulai besar dan jembatan darurat hanyut lagi.

Negara, DENPOST.id

Air bah kembali menerjang Sungai Gelar di Banjar Palungan Batu, Desa Baguagung, Kecamatan Jembrana. Akibatnya jembatan darurat yang baru saja dibangun sebagai solusi anak-anak bisa sekolah hanyut lagi, Senin (24/10/2022) sore.

Jembatan darurat dibuat warga bersama STT, staf desa dan dibantu Babinsa 1617 Jembrana pada, Minggu (23/10/2022), sebagai solusi karena jembatan merah di Sungai Gelar hanyut.

Salah satu warga, Sudarma mengatakan hujan sangat lebat, Senin sekira pukul 14.00 Wita.
“Kemungkinan lagi ada longsor di hutan yang menyebabkan air warnanya coklat pekat. Kami tidak mengira hujan lagi, kali ini sangat lebat dan air sungai kembali besar. Jembatan yang kami buat untuk warga di seberang agar bisa menyeberang terutama anak sekolah dibawa banjir,” terangnya.

Sementara Kelian Banjar Palungan Batu, I Made Pernama mengatakan hujan lebat ada di Banjar Palungan Batu. Dirinya mengira airnya tidak terlalu besar seperti sekarang, sehingga jembatan bisa bertahan. “Sebelumnya saya berharap airnya tidak besar, sehingga jembatan darurat tersebut tidak hayut dibawa banjir. Akan tetapi situasinya diluar dugaan, airnya semakin besar datang dari hutan dan menghanyutkan jembatan darurat,” terangnya.

Baca juga :  Paing Kuningan, Karangasem Mulai PTM

Hilangnya jembatan darurat untuk para warga yang ada di seberang agar bisa lewat mengantar anak-anaknya sekolah akan dibangun lagi, setelah banjir bandang surut “Kita membangun jembatan tersebut kembali mungkin dengan model yang berbeda. Nanti kami rapatkan dulu dengan warga di sana. Kalau menunggu bantuan dari pemerintah itu, lama,” terangnya. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini