Dirut PDAM Kota Denpasar: Terbiasa Di-‘’bully’’, Tetap Beri Layanan Terbaik

dirut

BEKERJA di suatu instansi yang melayani masyarakat luas tentu tidak mudah. Para pegawai dituntut tekun dan sabar terutama jika menerima pengaduan dari warga. Hal itu diakui Dirut Perumda Air Minum Tirta Sewakadarma (PDAM) Kota Denpasar IB Gede Arsana, belum lama ini.

Menurutnya, ketika terjadi gangguan pelayanan air bersih saat banjir bandang di sumber-sumber air seperti di instalasi pengolahan air (IPA) Blusung, belum lama ini, pengaduan mengalir ke Kantor PDAM Denpasar. Para konsumen kebanyakan mengeluh mengenai ngadatnya air ke rumah-rumah, sehingga aktivitas mereka seperti mandi, cuci dan kakus (MKC) terganggu. Pengaduan tak hanya mengalir ke kantor, namun juga merebak di media sosial (medsos), sebab PDAM Denpasar memang punya akun di dunia maya.

Baca juga :  Lima Perempuan di Denpasar Positif Covid-19

IB Gede Arsana menyebut bahwa pihaknya sering di-bully warga yang komplin akibat lambatnya memperoleh layanan dari PDAM. Pihaknya mengaku bukan menunda-nunda layanan, namun kondisi memang tidak memungkinkan seperti air baku yang keruh melebihi ambang batas atau ada pipa yang bocor akibat musibah. ‘’Kami sudah terbiasa di-bully. Itu risiko sebagai pelayan masyarakat, sekaligus sebagai kritik. Yang jelas kami berusaha melayani pelanggan dengan sebaik-baiknya,’’ tegas pria yang menjabat Dirut PDAM Kota Denpasar sejak tahun 2016 ini.

Baca juga :  100 Persen Karyawan Telah Divaksin, BMW Astra Siap Berikan Layanan Terbaik

Arsana juga menyebut bahwa pihaknya mesti menyetop produksi akibat air sempat sangat pekat, bahkan kental, akibat penuh lumpur, pasir, serta pohon-pohon tumbang atau sampah yang terbawa air dari hulu. Kalaupun dipaksakan berproduksi tentu menyangkut bahan kimia dan alat produksi, serta air yang dialirkan tak sesuai dengan harapan. ‘’Hal ini demi kebaikan bersama,’’ ungkapnya.

Dia bersyukur bahwa air baku akhirnya bisa diolah pada malam hari di IPA Blusung, sehingga air bersih normal kembali. Untuk diketahui, produksi air di IPA ini mencapai 550 liter/detik. Sedangkan konsumen yang dilayani yakni berada di Denut, Dentim, dan Denbar. Pun di Jl.Waribang, Kesiman, Dentim, tetap berpoduksi untuk melayani Denpasar tengah dan Densel, serta dibantu dengan sumur-sumur bor.

Baca juga :  Tak Terpengaruh Pandemi, Bayu Takur Rilis "Wantah Adi"

Arsana mohon maaf atas gangguan di saat musim-musim hujan, karena pihaknya tak mampu melawan alam. Dia berharap agar berbagai upaya yang dilakukan selama ini mampu memenuhi harapan para pelanggan untuk memperoleh air bersih. (yad)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini