Jalan Putus dan Air Bah Kembali Terjadi di Karangasem

picsart 22 10 26 17 54 31 732
JALAN PUTUS - Akses jalan penghubung Jungutan-Mumbul yang berada di wilayah Desa Jungutan, Kecamatan Bebandem, Karangasem terputus akibat diterjang banjir bandang, pada Selasa (25/10/2022) sore. DENPOST.id/ist

Amlapura, DENPOST.id

Hujan deras lagi-lagi menyebabkan jalan putus di Kecamatan Bebandem dan air bah menerjang rumah warga di Kecamatan Selat, Selasa (25/10/2022) sore.

Di Kecamatan Bebandem, akses jalan kabupaten yang menghubungkan Jungutan-Mumbul yang berada di wilayah Desa Jungutan, putus diterjang banjir. Atas kondisi itu, warga harus mencari jalan alternatif lain untuk melakukan aktivitas.

Salah seorang warga, I Wayan Kari, Rabu (26/10/2022) mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.00. Sebelumnya hujan sudah mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 13.00. “ Syukur tidak ada korban jiwa, karena situasi hujan tidak ada warga yang keluar,” katanya.

Menurut Kari, jalan sampai jebol kemungkinan akibat adanya saluran yang tersumbat sehingga mengakibatkan air deras menuju jalan.
“Sekarang jalan sama sekali tidak bisa dilewati, baik oleh pejalan kaki maupun kendaraan roda dua, apalagi roda empat,” katanya.

Baca juga :  Melintas di Telengan, Pemotor Tewas Tertimpa Pohon

Sementara itu, di wilayah Kecamatan Selat, tepatnya di Banjar Dinas Pegubugan, Desa Duda, untuk kali kedua rumah milik I Wayan Mudiasa, diterjang air bah. Atas kejadian itu, rumah tidak bisa ditempati lantaran masih dipenuhi dengan lumpur.

picsart 22 10 26 17 55 04 714
AIR BAH – Rumah milik I Wayan Mudiasa, di Banjar Dinas Pegubugan, Desa Duda, Kecamatan Selat kembali diterjang air bah, pada Selasa (25/10/2022) sore. DENPOST.id/ist

Mudiasa menuturkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00. “Hujannya mulai turun sekitar pukul 12.00 dan sekitar pukul 16.00 air bah menerjang,” ungkapnya.

Menurut Mudiasa, saat air bah menerjang memang rumah sudah dalam keadaan kosong. Pasalnya, dua KK yang tinggal di rumah sudah berpindah. Sebab, sebelum kejadian ini, rumah tersebut juga sempat diterjang air bah pada Senin (17/10/2022) lalu, sehingga tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca juga :  Hujan Lebat di Karangasem, 25 Pohon Tumbang

“Pascakejadian itu saya bersama keluarga belum berani tinggal di rumah ini karena masih trauma. Untuk sementara, rumah tidak bisa ditempati karena banyak material lumpur, di luar maupun di dalam ruangan,” tandasnya. (tim dp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini