SMAN 3 Singaraja Ikuti Pameran Tenun di Presidensi G20

picsart 22 10 27 16 21 23 665
TENUN - SMAN 3 Singaraja melalui prestasi non-akademis di bidang tenun menjadi duta Buleleng dalam pameran pada Presidensi G20.

Singaraja, DENPOST.id

Buleleng yang dikenal sebagai kota pendidikan tidak pernah berhenti menorehkan prestasi membanggakan lewat lembaga pendidikan. Kali ini, prestasi ditunjukkan SMAN 3 Singaraja yang menjadi perwakilan Buleleng melalui prestasi non-akademis di bidang tenun dengan mengikuti ajang pameran pada Presidensi G20.

Kepala SMAN 3 Singaraja, I Putu Eka Wilantara, mengatakan, SMAN 3 Singaraja sebagai salah satu sekolah penggerak di Bali memiliki beberapa proyek selain ekstrakurikuler salah satunya pertenunan. Proyek ini diakuinya berkolaborasi dengan salah satu industri pertenunan yang berasal dari Sinabun sejak tahun 2021 yaitu Arta Dharma.

Kemudian pada awal tahun 2022, Artha Dharma mengajak SMAN 3 Singaraja mengikuti pameran produk di ajang Presidensi G20 dengan melalui berbagai seleksi ketat. Setelah dinyatakan lulus seleksi, Kepsek Eka pun selanjutnya memilih 4 orang siswanya yang juga memiliki komunikasi bahasa inggris yang baik mengikuti latihan menenun selama 1 bulan lamanya secara berkelanjutan sebagai persiapan tampil pada tanggal 27 Oktober – 31 Oktober 2022.

“Mudah-mudahan dengan ini kita dapat mengangkat budaya serta kearifan lokal yang dimiliki Buleleng di kancah internasional,” harapnya, Kamis (27/10/2022).

Baca juga :  Kedapatan “Melali” di Eks Pelabuhan Buleleng, Warga Ditegur Wabup

Lebih lanjut Eka mengatakan, sarana prasarana yang dimiliki pihak sekolah dalam mendukung kegiatan latihan yaitu dengan menyediakan 2 unit alat tenun seharga Rp 10 juta per unit dan sudah dilengkapi dengan benang. Tenun yang dibuat pun merupakan konsep terbaru dengan mengkombinasikan endek bersama songket tentunya dengan ciri khas Buleleng.

Eka berharap tamatan yang mengikuti proyek ini bukan hanya bisa menenun, namun juga bisa memiliki manajemen yang berdasarkan profil pelajar Pancasila meliputi gotong-royong, pendidikan global dan berpikir kritis. “Dengan keikutsertaan di ajang G20 ini semoga menjadi penyemangat bagi siswa agar membuat produk yang nantinya dapat dikomersilkan melalui manajemen produk pemasaran online yang dikelola langsung oleh sekolah,” ucapnyq.

Baca juga :  Tunggu Penlok Bandara, Buleleng Siapkan SDM Berkualitas

Putu Puspa Widyanti, salah satu siswa yang mengikuti pameran, mengungkapkan, awal mula terpilih mengikuti kegiatan ini karena dirinya sempat mendapatkan juara satu story telling yang diadakan sekolahnya. Kemudian untuk mempersiapkan penampilan di ajang pameran G20, Puspa diberikan kepercayaan mengikuti pelatihan tenun bersama tiga temannya yang sebelumnya sudah menguasai kemampuan komunikasi bahasa inggris.

Puspa menambahkan, terdapat kendala yang dirasakannya diawal melakukan pelatihan mulai dari rasa grogi saat menenun dan kemampuan berkomunikasi dengan tamu mancanegara yang memiliki aksen berbeda, sehingga membuat dirinya kurang percaya diri. Namun hal itu, bukan menjadi batu sandungan baginya untuk tetap terus melatih kemampuannya agar bisa tampil maksimal.

Baca juga :  KPU Buleleng Sambut Tahapan Pemilu 2024

“Dengan keikutsertaan SMAN 3 Singaraja di kancah internasional, semoga bisa sebagai kebanggaan peserta dan sekolah pastinya,” pungkasnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini