Suteja Kumara Sebut Bangunan di Sepanjang Sungai di Kampung Jawa Membahayakan

picsart 22 10 28 13 09 25 653
Ketua Komisi 1 DPRD Kota Denpasar, Ketut Suteja Kumara

Padangsambian, DENPOST.id

Bencana rumah roboh di RT 04 Dusun Wanasari, Desa Dauh Puri Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kamis (27/10/2022) mengundang keprihatinan banyak pihak. Atas peristiwa tersebut, Ketua Komisi 1 DPRD Kota Denpasar, Ketut Suteja Kumara angkat bicara.

Menurutnya, rumah yang roboh tersebut posisinya terlalu di pinggir sungai. Akibat derasnya arus sungai akibat hujan yang terjadi sebulan terakhir, pondasi bangunan perlahan terkikis air. “Bangunan yang roboh itu berdiri di bantaran sungai. Memang bangunan itu sudah ada sejak lama,” katanya, ditemui usai acara Kuisioner Indeks Tata Kelola (ITK) Polri di Polresta Denpasar, Jumat (28/10/2022).

Baca juga :  Terkait Pembobolan Dana Nasabah, OJK Diminta Audit Sistem Bank Mega

Lebih lanjut dikatakan, maraknya bangunan liar yang berdiri di bantaran sungai kini menjadi pemikiran bersama untuk mencari solusi yang baik. “Sesuatu yang keluar dari ketentuan pasti membahayakan. Ini yang perlu dicari solusi penataan. Berhadapan dengan alam pasti membahayakan,” ujarnya.

Ketika ditanya terkait banyaknya bagunan di sepanjang sungai di Kampung Jawa, Suteja Kumara menegaskan hal itu masih dipikirkan oleh Pemerintah Kota Denpasar. “Rata-rata telah dibangun sejak masa lalu. Tentunya harus dipikirkan solusinya. Masyarakat juga harus dilindungi. Termasuk memikirkan ganti rugi bangunan. Mekanisme untuk itu kan sudah ada ketentuan dari pemerintah. Pasti pemerintah akan memikirkan rakyatnya dengan baik,” tandasnya. (124)

Baca juga :  Buang Sampah Sembarangan, Dua Pelanggar Jalani Sidang Tipiring

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini