Pemerintah akan Bangun Jembatan Baru di Sungai Biluk Poh

picsart 22 10 28 13 33 10 639
JEMBATAN - Pascabanjir bandang di Sungai Biluk Poh, pemerintah akan membangun jembatan baru.

Negara, DENPOST.id

Pascabanjir bandang di Sungai Biluk Poh, Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, pemerintah berencana membangun jembatan baru di kawasan tersebut.
Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, Kamis (27/10/2022 ). Dia mengatakan, tahun 2023 akan dibangun jembatan baru di Sungai Biluk Poh yang merupakan pembatas Desa Penyaringan dan Kelurahan Tegalcangkring.

Jembatan akan ditinggikan sekitar 2 meter dari jembatan sekarang. Di tengah-tengah jembatan juga tidak ada tiang panjang.
“Nanti lokasi jembatan di utara jembatan sekarang. Pihak Balai sudah janji dalam waktu 10 bulan jembatan sudah jadi,” ungkapnya.

Baca juga :  Pemudik Membludak, Jumlah Kantong GeNose di Gilimanuk Menipis

Sementara itu, puluhan warga terdampak banjir bandang Sungai Biluk Poh akan direlokasi ke lokasi baru.
Agus Artana Putra mengatakan, dari hasil rapat di Provinsi, warga yang akan direlokasi sebanyak 45 KK.
Warga terdampak banjir ini, kata Agus, warga Desa Penyaringan sebanyak 15 KK dan 30 KK warga Kelurahan Tegalcangkring. “Relokasi ini baru rencana. Lokasinya nanti rencananya di Desa Penyaringan di lahan milik Provinsi Bali seluas 1 hektar,” jelas Agus.

Warga terdampak banjir bandang khususnya yang mengungsi ke posko pengungsian di Balai Tempek 5 Kertasari di Lingkungan Bilukpoh Kangin juga akan dipindahkan ke tempat yang lebih layak yakni di mes SMPN 4 Mendoyo.
“Kalau di sana saya rasa warga mau. Memang, kita perbaiki dulu karena ada yang rusak seperti pintu kamar mandi,” katanya.(120)

Baca juga :  Kasus Gigitan Anjing Meningkat, Jembrana Masih Waspadai Rabies

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini