Gubernur Koster, Tokoh Teladan Pemajuan Budaya Lokal Era Disrupsi

gubernur koster1
Gubernur Bali Wayan Koster

PENGHARGAAN-demi penghargaan disabet Gubernur Bali Wayan Koster atas prestasinya memimpin Bali dengan niat fokus, tulus, dan lurus. Terbaru, Gubernur Bali tamatan ITB ini didnobatkan sebagai Tokoh Teladan Pemajuan Budaya Lokal Era Disrupsi (Exemplary Leader of Local Culture Advancement in Disruption Era). Penghargaan itu diserahkan dalam acara ‘’Awarding Night Indonesia Awards 2022’’ pada rahina suci Pagerwesi di Jakarta Concert Hall, INews Tower Lt .14, Rabu (26/10/2022).

Kategori ini dikhususkan untuk Gubernur Koster, karena selama 4 tahun dia dinilai sangat konsisten dalam perlindungan budaya dan pemajuan adat di Pulau Dewata, serta hasilnya sangat nyata dirasakan masyarakat. Selama empat tahun memimpin Bali, Koster mengeluarkan berbagai kebijakan untuk perlindungan adat dan budaya Bali. Kebijakan itu  di antaranya Perda Provinsi Bali No.4 Tahun 2019 tentang desa adat di Bali; Perda Bali No.4 Tahun 2020 tentang penguatan dan pemajuan kebudayaan Bali; Pergub Bali No.79 Tahun 2018 tentang penggunaan busana adat Bali; dan Pergub Bali No.80 Tahun 2018 tentang pelindungan dan penggunaan bahasa, aksara, dan sastra Bali. Tak hanya itu, Gubernur Koster juga mengeluarkan Pergub Bali No.99 Tahun 2018 tentang pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan, dan industri lokal Bali.

Baca juga :  Gairahkan Petani, Sumbangan Sembako Diminta Gunakan Produk Lokal

Gubernur Koster mengatakan bahwa tugas kepala daerah yakni membangun untuk mewujudkan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” secara nyata dan konsisten di tengah masyarakat. Pembangunan adat, tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal, menjadi prioritas dengan berbagai kebijakan yang dituangkan dalam perda dan pergub, serta dilaksanakan secara konsisten. “Adat, tradisi, seni, budaya, dan kearifan lokal, adalah fundamental kehidupan masyarakat Bali yang harus dijaga, dilestarikan, dan dimajukan agar Bali tetap eksis secara berkelanjutan dari zaman ke zaman menghadapi dinamika global,” tegas Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Baca juga :  Operasi Terpadu PKM, Ini Jumlah Pengendara Motor Ditolak Masuk Denpasar

Dia berpesan agar jangan pernah berpikir bekerja untuk mendapat penghargaan, tapi bekerjalah dengan sekuat tenaga untuk mewujudkan visi membangun Bali. (dwa)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini