Tak Punya Uang Beli Miras, Jukir dan Pelajar SMP Bersekongkol Curi Motor

picsart 22 10 31 15 20 57 083
DIGELANDANG - Tersangka JS, saat digelandang di Polsek Denpasar Utara, Senin (31/10/2022).

Dauh Puri Kaja, DENPOST.id

Dua remaja usia belasan tahun ditangkap polisi lantaran bersekongkol mencuri sepeda motor di Jalan Jayakarta I No. 8, Denpasar Utara pada, Kamis (20/10/2022) sore. Mirisnya, para pelaku berinisial JS (17) dan JC (13) melakukan aksi kriminal karena butuh uang untuk membeli minuman keras.

Kapolsek Denpasar Utara, Iptu I Putu Carlos Dolesgit mengatakan JC masih berstatus pelajar kelas tiga di salah satu SMP di Denpasar. Sementara JS merupakan juru parkir. “JC tidak dihadirkan karena masih di bawah umur. JC menjalani proses hukum secara diversi (di luar proses peradilan),” katanya, Senin (31/10/2022).

Baca juga :  Siswa yang Diduga Cabuli Adik Kelas Akhirnya Diamankan Polisi

Menurut Carlos, kedua tersangka mencuri motor Honda Supra Fit milik Fanikmatul Rohma yang parkir di pinggir Jalan Jayakarta, sekitar pukul 16.30 Wita. “Korban lantas melapor ke Polsek Denpasar Utara terkait kehilangan motor yang dialaminya,” imbuhnya.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas Opsnal Unit Reskrim melakukan penyelidikan. Petugas memeriksa rekaman CCTV di seputaran lokasi kejadian dan salah satunya masih mengenakan baju juru parkir. “Hasil penyelidikan akhirnya diketahui jika JS tinggal di Jalan Subak Dalem, Denpasar,” kata perwira polisi asal Tabanan ini.

Baca juga :  Dirut RS Unud: Waspadai Penularan Hepatitis Akut dari Arus Balik

Pada, Jumat (21/10/2022), tersangka JS ditangkap di rumahnya. Tersangka pun mengaku melakukan aksinya bersama JC. “Selanjutnya JC ditangkap di rumahnya di wilayah Denpasar. Kedua tersangka dibawa ke Polsek Denpasar Utara,” ucap Carlos.

Setelah diinterogasi, tersangka JC mengaku menjual motor tersebut di Jalan Suli, Denpasar Utara, seharga Rp500 ribu. “Tersangka mengaku ke pembeli motor jika butuh uang untuk biaya mengobati orang tuanya yang dirawat di rumah sakit. Selain itu, motornya sudah tua dan tidak ada surat-surat,” bebernya.

Baca juga :  Bukit Banyak Bopeng, DLHP Siapkan Penghijauan

Kemudian uang hasil pencurian motor itu, digunakan untuk membeli minuman keras (Miras) dan makan-makan. “Tersangka masih kami periksa,” tegasnya. (124)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini