Bebas dari Bui, Kolag Kembali Nyolong Ayam Aduan

picsart 22 11 01 15 24 13 016
CURI AYAM - Polisi Kintamani memperlihatkan tersangka pencurian ayam aduan. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Unit Reskrim Polsek Kintamani, mengamankan I Gede Astawa alis Kolag (48) asal Desa Sambangan, Sukasada, Buleleng, Minggu (30/10/2022) siang lalu. Maling kambuhan yang baru bebas dari penjara ini diduga kembali mencuri ayam aduan (ayam jantan kurungan). Dari pengakuan Kolag, lebih dari 20 ekor ayam jantan telah dicuri pelaku di tiga lokasi yang berbeda.

Kapolsek Kintamani, Kompol Ruli Agus Susanto, Selasa (1/11/2022) mengungkapkan, penangkapan Kolag berawal dari laporan I Wayan Lusin (64), warga Desa Batur Utara, Kintamani, Bangli. Dalam laporannya, Lusin mengaku nyaris kehilangan ayam jantan miliknya. Namun saat kejadian, aksi Kolag dipergoki warga setempat. “Pelaku gagal beraksi dan langsung diamankan warga setempat,” sebut Ruli.

Baca juga :  Operasi Zebra Agung 2022, Pelanggar Baru Sebatas Ditegur

Berawa daril saksi Ni Made Sueten (52) sedang bekerja sebagai buruh tani di kebun milik pelapor. Kemudian melihat seseorang yang tidak dikenal sedang mengambil ayam di dalam sangkar yang ada di pondok milik pelapor. Melihat hal tersebut, saksi berteriak maling, sehingga orang tersebut lari dan melepas ayam yang telah diambilnya. Namun orang tersebut dapat diamankan oleh warga masyarakat Desa Belanga.

“Dari pengakuan awal, pelaku nyebut baru hendak ngambil satu ekor ayam saja. Namun setelah kita dalami lagi ternyata sebelumnya dia beraksi serupa di tempat lain,” jelas Ruli.

Baca juga :  Perencanaan Pembangunan Kota Bangli Dikebut

Rinciannya, pelaku mengambil 6 ekor ayam jantan kurungan pada Sabtu (22/10) di daerah Desa Belantih, Kintamani dan Mengambil 15 ekor ayam di Desa Belanga pada Sabtu (29/10/2022). “Barang bukti yang kita amankan ada berupa lima ekor ayam jantan di gudang rumah pelaku di Desa Sukasada, Buleleng. Pelaku merupakan seorang residivis dalam kasus pencurian yang bebas dari masa hukuman di Lapas Buleleng,” imbuhnya.

Baca juga :  Bobol Warung, Maling Gondol Ratusan Bungkus Rokok

Setiap beraksi, pelaku berpura-pura mencari teman. Dan, saat sepi atau kosong, pelaku mengambil ayam dan dimasukkan ke dalam karung. Motifnya karena tekanan ekonomi sebab tidak bekerja dan baru keluar dari penjara. “Kita kenakan Pasal 362 KUHP,” pungkasnya. (128)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini