Polres Luncurkan “Jumat Mesadu”, Warga Minta Izin Gelar Tabuh Rah

picsart 22 11 04 14 31 28 298
JUMAT MESADU - Kapolres Klungkung, AKBP I Nengah Sadiarta, bersama jajarannya meluncurkan program "Jumat Mesadu", di Mapolres, Jumat (4/11/2022).

Semarapura, DENPOST.id

Polres Klungkung terus melakukan terobosan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, terobosan yang dilakukan dengan meluncurkan program “Jumat Mesadu Presisi Polres Klungkung”. Program ini diluncurkan Kapolres Klungkung, AKBP I Nengah Sadiarta, di Aula Jalaga Dharma Pandahapa, Mapolres Klungkung, Jumat, (4/11/2022).

Program ini diluncurkan bertujuan untuk bisa menyerap segala informasi maupun pengaduan dari masyarakat terkait dengan kinerja pelayanan Polres Klungkung. Tak sedikit, warga yang langsung memanfaatkan program tersebut. Ada yang menyampaikan pengaduan melalui Direct Massage (DM) saat live di media sosial akun dinas yang dimiliki Polres Klungkung.

Baca juga :  Bupati Suwirta "Kocok" Kepala SMP dan SD di Klungkung

Ada juga yang langsung menyampaikan aspirasi dengan datang langsung ke Mapolres. Seperti yang dilakukan Kelian Banjar Pagutan, Desa Banjarangkan, Kadek Setiawan. Saat itu, di hadapan Kapolres dan jajarannya, Kadek Setiawan meminta agar tabuh rah yang diadakan setiap pujawali di Pura Bale Agung Kanginan bisa diberikan izin oleh pihak kepolisian.

“Karena itu merupakan tradisi dari leluhur kami sejak dulu, kami tidak berani tidak melaksanakannya. Besoknya ada rangkaiannya berupa kegiatan megibung,” ungkap Setiawan.

Menanggapi hal itu, Sadiarta langsung memberikan jawaban. “Sepanjang hal itu tidak ada unsur judinya dan murni untuk yadnya, silakan saja. Tapi kalau sudah ada unsur judinya, Polres Klungkung pasti akan bertindak tegas. Apalagi ada pasal 303 tentang larangan berjudi,” tegasnya.

Baca juga :  Diterpa Isu ASF, Warga Tetap Jalankan Tradisi Mapatung

Warga lainnya dengan akun Untung Suropati juga menyampaikan kritikan melalui akun medsos milik Polres. Kritikan yang disampaikan soal penjagaan anggota Polres di depan sekolah yang dilakukan pada pagi hari saja. Sedangkan siangnya saat keluar sekolah tidak dijaga sama sekali. Kritikan ini juga langsung ditanggapi Sadiarta yang saat itu dipandu dua anggota Polres yang tampil sebagai pemain bondres.

“Kita akui personel yang kita miliki masih terbatas dengan kegiatan yang dilakukan sehari-hari. Namun hal ini tidak menjadi alasan mengurangi kami memberikan rasa aman kepada masyarakat. Ke depan kita akan tempatkan personel untuk melakukan patroli,” katanya.

Baca juga :  Bupati Suwirta Adopsi Karang di Desa Ped

Yang jelas, Sadiarta mengatakan program “Jumat Mesadu Presisi Polres Klungkung” merupakan salah satu program mendukung Quick Win Kapolri Presisi Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat. Terutama mengedepankan keluhan masyarakat tentang pelayanan yang ada pada institusi Polri. Baik itu tentang Harkamtibmas maupun pelayanan publik dalam pembuatan SKCK, SIM dan laporan pengaduan masyarakat lainnya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini