Kasus Penggelapan Uang Koperasi Segera Disidangkan

picsart 22 11 10 20 43 30 737
TERIMA TERSANGKA - Jaksa Penuntut Umum Kejari Gianyar, saat menerima tersangka IDGAW dan barang bukti kasus penggelapan.

Gianyar, DENPOST.id

Kejaksaan Negeri (Kejari) Gianyar, menerima pelimpahan tersangka IDGAW dan barang bukti dari pihak Polres Gianyar atau tahap II. Pelimpahan tersangka dan barang bukti perkara penggelapan di Koperasi Serba Usaha (KSU) Grya Anyar Sari Boga dari penyidik Polres Gianyar kepada penyidik Kejari Gianyar, berlangsung di Kejari Gianyar, Rabu (9/11/2022).

Kajari Gianyar, Dr. Ni Wayan Sinaryati, S.H,M.H., Kamis (10/11/2022), mengatakan
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gianyar, Finna Wulandari, SH., telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti dalam perkara atas nama tersangka IDGAW dalam perkara penggelapan dalam jabatan Pasal 374 KUHP dan Pasal 372 KUHP dari Polres Gianyar.

Baca juga :  Bali Sukses Tangani Pandemi, Gubernur Koster Tambah Koleksi Satu Penghargaan Baru

Tersangka IDGAW merupakan Manajer (GM) simpan pinjam pada KSU Grya Anyar Sari Boga, diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan sejak tahun 2015 hingga tahun 2019. Mengakibatkan pihak KSU Grya Anyar Sari Boga Gianyar, mengalami kerugian sekitar Rp5,4 miliar lebih.

Modusnya, tersangka selaku menager simpan pinjam memiliki kewenangan menyimpan dan mengeluarkan keuangan KSU Grya Anyar Sari Boga di bagian unit simpan pinjam, sehingga dengan kewenangan tersebut sejak tahun 2017, tersangka IDGAW dengan leluasa telah mengambil dan menggunakan uang koperasi untuk kepentingan pribadinya, yakni digunakan untuk membeli rumah dan membeli mobil.

Baca juga :  Majukan Industri Otomotif Nasional, BRI Group Jalin Kerja Sama dengan Start Up Broom

Guna menutupi perbuatannya, kemudian tersangka pada saat membuat laporan pembukuan unit simpan pinjam per 31 Desember 2019, telah memanipulasi data laporan berupa laporan lajur neraca, laporan penabung sukarela, laporan penabung berjangka, piutang dan laporan kas. Di mana, dalam laporan tersebut tersangka telah memanipulasi data dengan cara pada laporan kas dan tabungan di bank tidak sesuai dengan data fisik kas dan tabungan yang sebenarnya.

Baca juga :  Diduga Disambar Petir, Meru Utama Pura Uluwatu Rusak Cukup Parah

Kemudian laporan jumlah penabung sukarela, penabung berjangka dan piutang tidak sesuai dengan jumlah riil yang ada dalam data laporan yang dibuat tersangka.

Kajari Gianyar menambahkan tersangka IDGAW dilakukan penahanan oleh Jaksa di Rutan Polres Gianyar. Di mana, perkara ini akan segera dilimpahkan kepada Pengadilan Negeri Gianyar untuk selanjutnya ditindaklanjuti dengan proses penuntutan oleh jaksa penuntut umum di muka persidangan. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini