Presidensi G20 Kian Dekat, Pengamanan Pelabuhan Gilimanuk Makin Ketat

picsart 22 11 11 13 02 18 627
PELABUHAN JEMBRANA - Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gede Juliana, saat memantau keamanan Pelabuhan Gilimanuk.

Negara, DENPOST.id

Sebagai salah satu pintu masuk Bali, Pelabuhan Gilimanuk mendapat pengamanan ekstra jelang pelaksanaan KTT G20. Kamis (10/11/2022) sore, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gede Juliana memantau keamanan Pelabuhan Gilimanuk.

Seperti diketahui, beberapa hari jelang G20, pengamanan Pelabuhan Gilimanuk kian diperketat. Setiap orang yang hendak masuk Bali diwajibkan untuk melakukan validasi KTP dan melewati kamera pemindai wajah.
Petugas dari jajaran kepolisian yang berjaga di Pos 2 Gilimanuk dengan sigap mengarahkan seluruh pengendara sepeda motor maupun penumpang kendaraan roda empat.

Mereka diminta untuk membuka masker saat melewati kamera pemindai wajah yang dipasang di pintu keluar pos pemeriksaan KTP dan validasi vaksin.

Dewa Juliana di sela-sela pemantauan di Pos 2 Pelabuhan Gilimanuk mengatakan, pengamanan  secara serentak dimulai pada Senin (7/11/2022).
Sebanyak 200 personel polri diterjunkan secara bergantian. Tidak hanya itu, pihaknya juga melibatkan petugas dari instansi terkait untuk bersama-sama melakukan pemeriksaan identitas di Gilimanuk.
“Dalam pemeriksaan kendaraan maupun barang, kami menerjunkan personel K-9 dibantu dengan metal ditector dan mirror. Mudah-mudahan tidak ada hal-hal atau barang  yang berbahaya yang masuk ke Bali. Ini sebagai antisipasi kita,” harapnya.

Baca juga :  Empat WBP Rutan Negara Dipindah ke Lapas Singaraja

Dia juga meminta pengertian masyarakat karena saat ini pemeriksaan di Pelabuhan Gilimanuk diperketat. “Mohon pengertiannya, ini demi kebaikan bersama. Terima kasih kepada masyarakat yang dengan tertib telah mengikuti tahapan pemeriksaan disini,” imbuhnya.

Selain di Pelabuhan Gilimanuk, pengetatan pengawasan juga dilakukan di 14 titik di sepanjang pesisir Jembrana yang biasanya digunakan oleh kelompok nelayan tradisonal. Titik-titik itu disinyalir memungkinkan untuk digunakan oleh orang-orang atau pihak yang sengaja menghindari pemeriksaan petugas di Gilimanuk.
“Ada 14 titik sepanjang pesisir pantai Jembrana  yang juga kami awasi dengan ketat. Kami juga sudah membuat sprint kegiatan rutin yg ditingkatkan untuk memonitor wilayah pesisir, termasuk memberikan edukasi kepada kelompok- kelompok nelayan untuk melaporkan setiap ada orang baru yang masuk kewilayah mereka,” tegasnya.

Baca juga :  Pantau Arus Balik Lebaran, Petugas Sisir Selat Bali

Sementara Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyampaikan kesuksesan penyelenggaraan Presidensi KTT G20 diperlukan peran dari berbagai pihak. “Kita bersama jajaran kepolisian di sini tentu juga harus bersinergi dengan ikut melakukan pemantauan di Pelabuhan Gilimanuk sebagai pintu masuk Bali bagian barat ini, demi terciptanya suasana yang kondusif menjelang pelaksanaan Presidensi G20 nanti,” pungkasnya.(120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini