“Bojog Ngerusuh” dan Gigit Warga di Guwang

picsart 22 11 11 19 51 02 994
GIGIT WARGA - Bojog liar yang sempat menyerang dan menggigit warga di Banjar Tegal, Desa Guwang.

Gianyar, DENPOST.id

Seekor bojog (kera) ngerusuh, dengan menyerang dan menggigit seorang warga
di sebuah peternakan trigona atau kele-kele Taman Angsoka Banjar Tegal, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar. Seorang karyawan Taman Angsoka, I Kadek Dodi Aditya (24) alamat Banjar Dangin Jalan, Desa Guwang, Sukawati, Gianyar, diserang dan digigit bojog liar bagian punggungnya.

Karena ngerusuh dan membahayakan orang, pihak Taman Angsoka menghubungi Prajuru Desa Guwang. Mendapat laporan Prajuru Desa Guwang, I Kadek Agus Mudita bersama Kepala Dusun Banjar Tegal, I Komang Widarto, Babhinkantibmas dan Babinsa mendatangi lokasi.

Baca juga :  Covid-19 di Denpasar, 106 Pasien Sembuh, 87 Orang Positif dan Dua Pasien Meninggal

Prajuru Desa Guwang, I Kadek Agus Mudita didampingi Kadus Banjar Tegal, I Komang Widarto, Jumat (11/11/2022), mengatakan begitu mendapat laporan warga pihaknya bersama prajuru lainnya mendatangi lokasi. Tiba di lokasi, bojog berukuran dewasa ini masih di lokasi dan nampak lincah bergerak dan sangat agresif. Karena telah menyerang warga dan mengakibatkan punggung Dodi Aditya luka, warga menjadi takut dan khawatir, sehingga pihak Prajuru Desa Guwang dan Banjar Tegal menghubungi petugas KSDA Bali, untuk menangkap dan mengamankannya.

Tidak lama kemudian, petugas KSDA Bali datang ke lokasi dan berhasil menangkap dan mengamankan kera tersebut. Selanjutnya kera inipun dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya.

Baca juga :  Mayat Mr. X Ditemukan Mengambang di Tengah Laut

Agus Mudita yang juga seorang pengacara itu mengaku kasus kera liar masuk ke pekarangan warga di Desa Guwang bukan kali ini saja, namun sudah biasa dan lumrah. Sebab, desa ini alur Sungai Cengcengan sebagai habitat kera. Menurut Agus Mudita selama ini tercatat 4 kasus kera liar gigit warga dan sudah mendapat penanganan petugas.

“Di Sungai Cengcengan memang habitat kera, tapi tidak semua galak dan kebanyakan takut kepada warga,” ujar Agus Mudita. (116)

Baca juga :  Pendaftaran Anggota Polri, Wakapolres Gianyar Minta Peserta Tak Percaya Calo

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini