Hari Ini, Pembatasan Pergerakan Lalu Lintas Masuk ITDC Diterapkan

picsart 22 11 12 11 23 38 514
BERJAJAR - Bus-bus besar berjajar di depan Lapangan Lagoon bersiap mengangkut karyawan dan wisatawan yang hendak ke ITDC.

Nusa Dua, DENPOST.id

Sabtu (12/11/2022) hari ini, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), mulai menerapkan aturan pembatasan pergerakan dan pengaturan lalu lintas. Pembatasan ini dilakukan selama penyelenggaraan KTT G20 mulai tanggal 12 – 17 November 2022.
Pantauan di kawasan Lapangan Lagoon, Nusa Dua pagi ini, deretan bus-bus besar sudah antre bersiap mengangkut yang akan masuk ke kawasan ITDC.

Menurut General Manager The Nusa Dua (ITDC) I Gusti Ngurah Ardita, sesuai hasil keputusan Panitia Nasional dan Sekretariat Negara (Setneg), Kawasan The Nusa Dua ditetapkan sebagai zona 2 (dua) penyelenggaraan KTT G20. Hal itu karena merupakan lokasi menginap beberapa kepala negara dunia dan delegasi G20 serta lokasi penyelenggaraan beberapa side event G20. Untuk itu, ITDC selaku pengelola kawasan telah menetapkan aturan pembatasan di kawasan guna menjaga kondusivitas agar penyelenggaraan G20 dapat berjalan aman dan sukses. “Adapun aturan yang ditetapkan meliputi aturan keluar masuk serta aturan pergerakan lalu lintas dan aktivitas di dalam kawasan,” katanya.

Baca juga :  Minimalisir Dewan Terpapar Covid-19, Setwan Badung Terapkan Rapat Ini

Untuk zona 2, lanjutnya, seluruh pekerja kawasan The Nusa Dua diwajibkan untuk mengenakan ID Card dengan format dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia serta akan dilegalisir/dibubuhi stamp oleh instansi berwenang dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Sementara, untuk wisatawan non-delegasi G20 yang menginap di hotel-hotel di The Nusa Dua, masih dapat melakukan aktivitas di kawasan dengan mengenakan wristband/identitas yang disiapkan oleh masing-masing hotel tempat wisatawan menginap.

Kendaraan yang masuk ke kawasan juga dibatasi, di mana kendaraan yang dapat masuk adalah kendaraan electric vehichle (EV) dan berbahan bakar fosil yang telah dilengkapi stiker kendaraan. Selain itu, selama periode pembatasan tidak diperkenankan menggunakan sepeda motor, kecuali sepeda motor listrik yang disiapkan oleh panitia G20.
“Penjemputan atau mobilisasi wisatawan non-delegasi keluar masuk kawasan akan menggunakan shuttle bus yang disiapkan oleh masing-masing hotel atau dapat menggunakan transportasi taksi kawasan The Nusa Dua yang telah dilengkapi dengan stiker kendaraan,” paparnya.

Baca juga :  Warga Paling Terdampak PPKM Darurat Segera Terima BST Rp 300 Ribu

Sementara bagi wisatawan non-delegasi yang akan mengunjungi pameran baik di Bali Collection maupun BNDCC dan BICC akan diatur lebih lanjut oleh Panitia G20.
“Kami berharap masyarakat maupun wisatawan dapat memahami aturan pembatasan pergerakan lalu lintas dan aktivitas di kawasan The Nusa Dua selama penyelenggaraan event KTT G20 ini, sebagai salah satu upaya kita bersama menyukseskan KTT dunia ini. Dengan dukungan dari semua pihak dan tentunya masyarakat Bali, kami yakini penyelenggaraan KTT G20 ini akan berjalan aman dan sukses,
sehingga mampu menjadi momentum kebangkitan pariwisata dan perekonomian Bali,” tutup Ngurah Ardita. (113)

Baca juga :  Target Tuntas Lima Hari, Vaksinasi di Kerobokan Kelod Sasar 9.792 Orang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini