Puluhan Duktang Terjaring di Legian, Lurah Ingatkan Pemilik Rumas Kos

picsart 22 11 14 15 55 21 552
SIDAK DUKTANG - Lurah Legian, Putu Eka Martini, saat memimpin apel sidak duktang di Kelurahan Legian.

Legian, DENPOST.id

Puluhan penduduk pendatang (duktang) tanpa identitas lengkap terjaring dalam sidak gabungan di Kelurahan Legian, Senin (14/11/2022).
Sidak yang dimulai sekitar pukul 05.15 Wita tersebut melibatkan bendesa adat, kelian, kaling, ketua LPM, linmas, bankamda se-Desa Adat Legian. Adapun sasarannya rumah-rumas kos yang ada di Legian Tengah, Legian Kaja serta Legian Kelod.

Setelah beberapa jam bergerak, Tim Gabungan Kelurahan Legian akhirnya menjaring sebanyak 49 duktang tanpa identitas lengkap. Dengan rincian, di Legian Kaja sebanyak 24 orang, Legian Tengah 20 orang dan Legian kelod 5 orang.
Salah satu d iantaranya ternyata tidak memiliki KTP dan hanya memegang KTP sementara dari asalnya.

Baca juga :  Minimalisir Kerumunan Massa, Ini yang Dilakukan Perpustakaan di Badung

Lurah Legian, Putu Eka Martini, yang memimpin langsung sidak tersebut memaparkan, duktang yang tidak memiliki KTP sudah diarahkan ke Kantor Lurah dan diberikan waktu 1 minggu untuk mengurus KTP yang harus dimiliki.
Sedangkan sisanya yang tidak mengantongi kartu penduduk sementara sudah langsung diproses di lokasi dengan melibatkan para kaling yang sudah menyiapkan formulir yang dibutuhkan.

Ketika ditanya alasan mereka tidak melapor ke kaling dan mengurus identitàs penduduk sementara, mereka mengaku tidak tahu kalau harus melapor saat masuk dan tinggal sementara di Legian. Eka Martini mengaku sudah mengingatkan para pemilik kos untuk proaktif menginformasikan dan mendorong yang ngekos di rumahnya untuk melapor ke lingkungan terdekat. Sebab dia tidak ingin ada masyarakat yang tinggal di Legian tidak memiliki identitas. Karena bisa dicurigai akan melakukan aksi kriminalitas.

Baca juga :  Hancur dan Berbatu, Infrastruktur di Nuansa Bukit Dikeluhkan Warga

Melihat efektifnya sidak tersebut, pihaknya di Kelurahan Legian juga akan mengagendakan sidak tersebut setiap bulan.
Dia berharap dengan langkah ini nantinya tidak ada warga masyarakat yang tinggal di Legian tanpa identitas.

Dikatakan pula, sidak ini juga sebagai dukungan perhelatan Presidensi KTT G20 di Nusa Dua. “Kami ingin penduduk pendatang di Legian tertib adiministrasi sekaligus mencegah terjadinya aksi kriminalitas,” pungkasnya. (113)

Baca juga :  Waspada, Gelombang Tinggi Masih Bisa Terjadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini