Lihadnyana Minta Tim Seleksi PPPK Objektif

picsart 22 11 15 16 12 38 662
PPPK - Penandatanganan Pakta Integritas Tim Penilai Seleksi PPPK Jabatan Fungional Guru Tahun 2022, di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Selasa, (15/11/2022).

Singaraja, DENPOST.id

Penjabat (Pj.) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana meminta seluruh proses seleksi oleh Tim Penilai Seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional Guru wajib melaksanakan tugas secara objektif. Selain itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Buleleng diminta segera menyediakan call center untuk pengaduan calon PPPK. Hal itu terungkap dalam acara Penandatanganan Pakta Integritas Tim Penilai Seleksi PPPK Jabatan Fungional Guru Tahun 2022, di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Selasa (15/11/2022).

“Jangan main-main dengan seleksi ini. Ada tim verifikasi dari Disdikpora Buleleng. Nantinya akan dilakukan supervisi oleh BKPSDM Buleleng,” tegasnya.
Keberadaan Ombudsman dalam mengawasi dan menanggapi berbagai hal terkait sanggahan maupun aduan dari para calon PPPK dinilai sangat penting untuk mewujudkan pelaksanaan seleksi PPPK berjalan dengan baik.

Baca juga :  PPDB, Bupati Buleleng Instruksikan Sekolah Tidak Pungut Biaya Apapun

Lebih lanjut Lihadnyana meminta BKPSDM Buleleng saat melakukan verifikasi harus detail, teliti dan cermat. Bilamana terdapat kesalahan yang bersumber dari tim verifikator dan terjadi sanggahan dari calon PPPK, katanya, wajib segera diperbaiki.
“Saya minta kepada yang menangani ini agar dibuatkan Call Center 24 jam penuh. Ini penting sebagai bentuk pelayanan kepada PPPK bilamana ada hal yang perlu ditanyakan atau sanggahan,” pintanya.

Sementara itu, dalam laporan Kepala BKPSDM Buleleng, I Gede Wisnawa dijelaskan, jumlah pelamar PPPK Guru per tanggal 13 November 2022 sebanyak 839 orang dengan kategori prioritas I sebanyak 178 orang, prioritas II sebanyak 5 orang dan 656 orang pada kategori prioritas III. Dipaparkannya, prioritas I pelamar PPPK guru tahun ini adalah peserta yang telah mengikuti seleksi jabatan fungsional guru tahun 2021 dan telah memenuhi nilai ambang batas. “Prioritas I sudah mengikuti seleksi tahun lalu dan memenuhi nilai ambang batas, kemudian prioritas II adalah tenaga honorer kategori II dan prioritas III adalah guru non ASN yang memiliki keaktifan mengajar minimal 3 tahun,” urainya.

Baca juga :  Kapolres Buleleng Silahturahmi dengan Purnawirawan

Ditambahkannys, titik lokasi penilaian observasi seleksi PPPK nanti akan dilaksanakan di 4 lokasi yang sudah ditentukan, yakni SMP N 1 Singaraja, SMP N 3 Singaraja, SMP N 6 Singaraja dan SMP N 1 Sukasada dengan tiga tim penilai pada masing-masing lokasi. “Pelaksanaan seleksi PPPK guru tahun 2022 ini akan melibatkan unsur lintas sektoral untuk melakukan pengawasan. Semua pihak dari unsur Ombudsman, Forkompimda dan Inspektorat akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan seleksi PPPK Guru tahun 2022,” pungkasnya. (118)

Baca juga :  Restorasi Rumah Ibunda Bung Karno Diminta Menyerupai Aslinya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini