Tak Berizin, Pembangunan Toko Modern Berjaringan Disetop

picsart 22 11 17 14 43 59 466
DISEGEL - Jajaran Satpol PP Pemkab Jembrana, Kamis (17/11/2022) menyegel pembangunan toko modern berjaringan di jalan Ngurah Rai, Negara. DENPOST.id/ist

Negara, DENPOST.id

Jajaran Satpol PP Pemkab Jembrana, Kamis (17/11/2022) menyetop pembangunan toko modern berjaringan di Jalan Ngurah Rai, Negara.
Toko tersebut sudah memasang plang, sementara belum memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Petugas kemudian memasang segel di toko tersebut.
Penyegelan dilakukan dengan menempel stiker juga meminta menghentikan pengerjaan.

Kepala Satpol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya, mengatakan, dari koordinasi dengan Dinas Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Jembrana, pembangunan toko modern berjaringan ini belum mengantongi izin. Khususnya terkait PBG yang merupakan pengganti IMB.

Baca juga :  Truk Sarat Muatan Terguling di Pangyangan

Saat ditemui, pengelola mengaku telah mengantongi izin dari OSS. Namun memang untuk bangunan masih IMB dan berupa rumah toko. Namhn plang toko Indomaret sudah dipasang. Dari informasi, setelah pemasangan plang dan diisi barang dagangan, toko akan segera dibuka untuk beroperasi. Lokasi toko modern ini berada di kawasan pusat ekonomi dekat dengan Pasar Umum Negara.

Leo mengatakan, petugas melakukan pemasangan stiker penghentian sementara kegiatan pembangunan toko tersebut. Segala aktivitas diminta dihentikan dulu sementara. “Termasuk menutup plang toko,” kata Made Leo.

Baca juga :  Langgar Prokes, Ratusan Massa Kampanye Paket Bangsa Bubarkan Diri

Satpol PP juga sebelumnya berkoordinasi dengan Dinas PMPTSPTK dan memang belum ada izin, khususnya PBG. Satpol PP meminta agar perizinan segera dilengkapi, sebelum aktivitas kembali dilanjutkan.

Dikatakan pula, Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana sejatinya memiliki Peraturan Daerah nomor 8 tahun 2010 terkait dengan pengaturan pasar tradisional dan toko modern. “Pengaturan ini untuk melindungi UMKM. Perda itu dijabarkan lebih lanjut dalam Peraturan Bupati nomor 38 tahun 2011 tentang penataan pasar tradisional,” katanya. (120)

Baca juga :  Ular Piton Resahkan Warga Jembrana

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini