Tipu Wisatawan Inggris, Tiga Penjaga Gerai MC Ditangkap

picsart 22 11 18 13 44 18 148
DITANGKAP - Penjaga gerai money changer, I Kadek Rusdiana (21) ditangkap karena diduga melakukan penipuan terhadap wisatawan asing.

Mangupura, DENPOST.id

Seorang wisatawan asal Inggris, Scott James Deakin (27) menjadi korban penipuan yang didua dilakukan money changer (MC) nakal di Jalan Raya Munduk Catu, Banjar Canggu, Kuta Utara, Badung. Pria yang menginap di salah satu hotel Jalan Kartika Plaza, Kuta itu mengaku mengalami kerugian jutaan rupiah.

Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana, mengatakan, kasus penipuan yang dialami Scott terjadi pada Senin (14/11/2022) sekitar pukul 19.30. Awalnya Scott jalan-jalan ke Canggu. Kemudian dia hendak kembali ke hotelnya di Kuta. “Karena tidak membawa mata uang rupiah. Korban melihat bilik money changer di Jalan Munduk Catu, Canggu, dengan rate lumayan tinggi. Dia lantas memutuskan menukar uangnya di money changer itu,” katanya, Jumat (18/11/2022).

Baca juga :  Sekda Adi Arnawa "Mulang Pakelem" di Pura Ulun Danu Beratan

Kemudian dia menukarkan mata uang Euro ke rupiah, dan korban mendapatkan uang Rp 2.750.000. Karena buru-buru, korban tidak menghitung ulang uang yang seharusnya diterimanya. Dalam perjalanan, korban kembali melihat bilik money changer tak jauh dari lokasi pertama. Korban kembali menukarkan uang 800 USD. “Saat itu, penjaga counter (gerai) mengatakan jika korban hanya memberikan uang 600 USD. Sempat terjadi cekcok antara penjaga counter dan korban. Korban lantas mengalah dan pergi,” ucap Sudana.

Setibanya di hotel, korban baru menghitung uangnya dan ternyata menyadari telah ditipu. Korban lantas melapor ke Polsek Kuta Utara. “Korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 2 juta,” imbuh Sudana.

Baca juga :  Dirut RS Unud: Waspadai Penularan Hepatitis Akut dari Arus Balik

Berdasarkan laporan korban, polisi melakukan penyelidikan. Kemudian polisi menangkap tiga orang penjaga gerai di money changer tempat korban ditipu. Ketiganya, I Kadek Rusdiana (21), AS (16) dan Wayan Mu (16), Kamis (17/11/2022) pagi. “Dua orang anak di bawah umur. Mereka berdua dikenakan wajib lapor dikenakan pasal tipiring karena kerugian di bawah Rp 2 juta,” ucapnya.

Saat ini penyidik masih memeriksa keterangan para tersangka untuk mengetahui berapa banyak korban yang telah ditipu. “Masih diperiksa di Polsek Kuta Utara,” tandasnya. (124)

Baca juga :  Tengah Malam, Mahasiswi Bunuh Diri di Jembatan Sangeh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini