Perkuat Rantai Pasok Industri Otomotif, BRI Salurkan Pembiayaan untuk IKM Lokal

picsart 22 09 10 16 50 23 249
BRI

Jakarta, DENPOST.id

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berkomitmen mendukung akselerasi pertumbuhan industri otomotif agar pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) bisa masuk dalam rantai pasok komponen otomotif global. Hal ini ditunjukkan dengan penyaluran kredit kepada pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) oleh BRI.

Dukungan BRI terhadap IKM direalisasikan dengan penandatanganan Akad Kredit yang dilakukan oleh Direktur Utama BRI, Sunarso; Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) M. Arsjad Rasjid serta Pemimpin Cabang BRI Cikampek, Saran Nugoro bersama Direktur PT Arkha Industries Mad Ali. Penandatanganan dilakukan pada acara Link and Match IKM Komponen Otomotif dengan Supplier APM di Jakarta (1/11/2022).

Baca juga :  BRI Sediakan Layanan Perbankan dalam Healthcare Ecosystem “SIMRS”

Acara tersebut juga bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian serta Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Acara Link and Match IKM Komponen Otomotif dengan Supplier APM ini sekaligus menjadi momentum Business Matching pelaku IKM lokal dengan industri besar.

Dalam sambutannya Sunarso mengatakan, Business Matching yang optimal diharapkan dapat memperkuat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam produksi konten lokal. Lebih lanjut dikatakan, BRI sebagai Lembaga keuangan terus bersama IKM untuk memberikan pembiayaan hingga program pemberdayaan holistik agar produktivitas daya saing IKM semakin terdepan.

Baca juga :  Sukseskan Vaksinasi di Kepulauan Maluku, BRI Kerahkan Teras BRI Kapal

“Dengan sinergi BRI bersama regulator hingga IKM, perseroan optimistis industri otomotif mampu menciptakan multiplier effect yang luas bagi UMKM serta mendorong pemulihan ekonomi Indonesia,” ungkap Sunarso.

Dikatakan pula, pembiayaan yang diberikan BRI kepada IKM ini menerapkan skema supply chain financing. Artinya, BRI menggelontorkan pembiayaan dengan dasar tagihan yang terakseptasi, sehingga diharapkan cashflow nasabah IKM lebih terjaga, di samping BRI terus mendukung dengan pemberian modal kerja dan juga Kredit Investasi sesuai dengan kebutuhan nasabah.

Sunarso menambahkan bahwa BRI juga memiliki serangkaian inisiatif untuk mempertemukan pelaku UMKM di berbagai sektor dengan buyer dari berbagai negara. Salah satunya ada dalam BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR. Program tersebut menjadi upaya BRI mengantarkan pelaku UMKM go global melalui expo yang dihadiri buyers internasional.

Baca juga :  Wamen LHK Serahkan Karang Hias dan Lepas Tukik

Di tahun lalu, sebanyak 110 buyers yang berasal dari 31 negara dari Amerika Serikat, Uni Eropa, Timur Tengah, Jepang, Australia, berhasil menandatangani commitment deal bersama 163 UMKM dengan nilai transaksi mencapai US$72,13 juta. Angka tersebut melampaui target yang ditetapkan BRI sebesar US$65 juta. (*/111)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini