Rayakan Ultah, Terpeleset di Lereng Gunung Agung, Wisman Amerika Meninggal Dunia

picsart 22 11 18 19 53 31 382
DIEVAKUASI - Korban yang seorang wisatawan Amerika yang jatuh di Gunung Agung, saat dievakuasi tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI, dan sejumlah guide lokal Besakih.

Amlapura, DENPOST.id

Seorang wisatawan Amerika, KH (51) terpeleset saat melakukan aktivitas pendakian di Gunung Agung, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Wisman ini, terpeleset saat hendak turun kembali dari Gunung Agung menuju ke bawah.

Korban diketahui naik ke gunung tertinggi di Bali itu, untuk merayakan ulang tahunnya. Setelah sesaat dievakuasi, korban akhirnya meninggal dunia. Korban dievakuasi tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI, dan sejumlah guide lokal Besakih.

Wakil Ketua Pos Tiket Pendakian Gunung Agung di Pura Pengubengan, I Ketut Winarta mengungkapkan wisatawan tersebut, naik dari jalur pendakian Pura Pengubengan Besakih sendiri, dengan didampingi pemandu lokal I Nengah Riasa. “Tamu naik ke Gunung Agung pukul 22.30 Wita. Korban naik untuk merayakan ulang tahunnya kemarin (Kamis- red),” ucap Winarta.

Winarta mengatakan pihaknya menerima informasi kalau tamu ini jatuh terpeleset tadi pagi sekitar pukul 06.00 Wita. Korban terjatuh di ketinggian 2.700 mdpl. Pascamenerima laporan itu, sejumlah pemandu lokal Besakih, naik ke lereng Gunung Agung untuk melakukan evakuasi terhadap korban.

Baca juga :  Polda Bali Gagalkan Penyelundupan 30 Ekor Penyu Hijau

“Ada tiga regu yang naik untuk melakukan evakuasi terhadap korban. Untuk regu satu, ada sekitar empat orang naik pertama sekitar pukul 07.00 Wita. Setelah itu, selanjutnya regu dua juga terdiri dari empat orang, setelah itu regu tiga dari gabungan Basarnas, BPBD, dan TNI, Polri sebanyak 11 orang. Infonya tim satu sudah ketemu dengan target dan sudah bergerak menuju ke bawah,” katanya.

Baca juga :  Di Klungkung, Seorang Remaja Disetubuhi Ayah Tiri di Kamar Kos

Dia menjelaskan sebelum terjatuh ke jurang, pemandu telah mengintruksikan supaya jalan pelan-pelan jangan lari ke bawah, tapi korban tetap saja berlari, sehingga akhirnya korban terpeleset. “Setelah itu, korban langsung terpeleset dan terjatuh ke jurang,” imbuhnya.

Menurut Winarta, info terakhir yang diterima pemandu lokal yang mengevakuasi korban sekitar pukul 14.00 Wita, kalau korban akhirnya meninggal dunia. “Korban sebelumnya sempat bisa berkomunikasi, setelah itu tak sadarkan diri. Dan akhirnya korban dinyatakan telah meninggal dunia,” tandasnya. (tim dp)

Baca juga :  Tiga Tersangka Habisi Korban, Buang Jenazah di Jalan Pidada, Ubung

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini