Apel dan Tabur Bunga Warnai Peringatan Hari Pahlawan di Bangli

picsart 22 11 20 12 45 20 656
TABUR BUNGA - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, saat menabur bunga pada makam panglawan di TMP Penglipuran.

Bangli, DENPOST.id

Pada, Minggu (20/11/2022), merupakan peringatan hari pahlawan di tanah air. Untuk di Bangli, upacara serangkaian memperingati hari pahlawan dalam hal ini, Kapten TNI AA Gede Anom Mudita yang ke-75 tahun 2022, dilaksanakan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Peringatan dilakukan dengan apel bersama dan dilanjutkan tabur bunga yang dipimpin Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta. Juga diikuti Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bangli, TNI/Polri, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli, dan pelajar.

Dalam sambutannya, Sedana Arta menyampaikan peringatan gugurnya Kapten TNI AA Gede Anom Mudita dapat dijadikan cerminan atau refleksi tentang pengorbanan, keteladanan dan keteguhan untuk menggapai harapan. Termasuk sebagai momentum dalam rangka menumbuhkembangkan nilai-nilai persatuan, kepahlawanan, keperintisan dan kesetiakawanan sosial.

“Peringatan gugurnya Kapten TNI AA Gede Anom Mudita ini selalu menjadi penting, karena dapat digunakan sebagai barometer tentang seberapa kuat kenyakinan kita terhadap nilai-nilai perjuangan dari suatu proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Selain itu juga sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang untuk mewujudkan kemerdekaan,” sebutnya.

Baca juga :  Landasan Terminal Gilimanuk Hancur dan Memprihatinkan

Bupati berharap momentum ini juga bisa membawa seluruh masyarakat Bangli, untuk lebih meyakini lagi tidak mudah untuk menggapai sesuatu yang penting maka perlu usaha, kerja keras dan perlu team work dalam rangka bahu membahu untuk memikul beban yang berat untuk pembangunan-pembangunan sekarang ini.

Pihaknya juga menyampaikan terkait untuk menjadikan Pahlawan TNI AA Gede Anom Mudia menjadi Pahlawan Nasional sudah dilaksanakan 3 tahun yang lalu. Kecuali, karena pandemi Covid-19, memang tidak ada kegiatan yang memang diarahkan dalam rangka proses bagaimana pahlawan bisa diakui sebagai Pahlawan Nasional.

Baca juga :  Penertiban Prokes Sasar Tempat Usaha di Malam Hari, Ini Hasilnya

“Tentu ada beberapa tahapan yang sebagian besarnya sudah dilalui, mudah-mudahan nanti lewat Dinas Sosial Kabupaten Bangli di tahun 2023, untuk melakukan kelengkapan – kelengkapan dokumen, kelengkapan persyaratan terutama yang berkaitan dengan kajian – kajian akademisi Yang perlu dilakukan segera dengan beberapa universitas. Dan untuk bedah buku sudah kita lakukan. Selanjutnya mudah-mudah di tahun 2023, saya dengan Dinas Sosial akan fokus bagaimana di Kabupaten Bangli bisa diakui Pahlawan TNI AA Gede Anom Mudita bisa menjadi Pahlawan Nasional. Tentu ini akan mengangkat citra daerah kita, bahwa di sini juga adalah pusat-pusat pejuang dalam rangka Kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya. (128)

Baca juga :  BOR RS di Bangli Hampir Penuh

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini