Setelah Pura Dalem Perancak, Pencurian Pretima Rambah Pura Puseh Desa Pengeragoan, Pekutatan

picsart 22 11 20 16 34 50 878
PATROLI DI PURA - Bhabinkamtibmas Medewi, Kecamatan Pekutatan, saat melakukan patroli di pura guna mengantisipasi pencurian pretima.

Negara, DENPOST.id

Belakangan ini, pencurian pratima di pura di wilayah Jembrana kembali meresahkan warga. Bahkan dalam sebulan terakhir, pencurian terjadi di dua pura.

Dari informasi yang dihimpun, Minggu (20/11/2022), pencurian pretima terjadi di wilayah Polsek Kota Jembrana, dan Polsek Pekutatan. Pretima yang dicuri yang memiliki nilai jual tinggi, seperti bunga sekar emas dan benda yang terbuat dari kuningan.

Di Pura Dalem Desa Perancak, pencurian diketahui pemangku pura. Saat itu, pemangku sembahyang di pura dalem dan melihat pintu gedong dalam keadaan terbuka dan rusak. Dari pengecekan, ternyata pretima yang disimpan dalam gedong hilang, di antarnyasatu buah pratima, lima buah bunga sekar emas, satu sangku dan sembilan biji senjata nawa sanga, serta sebuah pase terbuat dari kuningan. Nilai kerugian pencurian pratima diperkirakan Rp30 juta. Kejadian tersebut, dilaporkan ke Polsek Jembrana.

Sementara itu, di Pura Puseh Desa Pengeragoan, Kecamatan Pekutatan, kehilangan pis bolong atau uang kepeng puluhan renteng dan pretima empat buah. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta lebih.

Baca juga :  Cabuli Siswi, Kepsek Divonis 15 Tahun

Hilangnya benda sakral di pura tersebut, baru diketahui pemangku pura saat masuk tempat penyimpanan pretima sekitar dua Minggu lalu. Saat itu, salah satu pemangku melihat lantai basah, setelah dilihat bagian atap atas gedong simpan berlubang.

Pencurian pretima diduga dilakukan dengan cara membobol bagian atap gedong penyimpan pretima. Kejadian tersebut, kemudian dilaporkan ke Polsek Pekutatan.

Menindaklanjuti adanya laporan pencurian pretima di sejumlah pura, Polres Jembrana mengintensifkan patroli oleh masing -masing jajaran polsek dengan sasaran pura-pura di wilayah masing – masing. Kasus pencurian pretima di dua pura tersebut, penyelidikan juga dilakukan Polres Jembrana.

Baca juga :  Tim Gabungan Lakukan Penyekatan di Gianyar

Kapolres Jembrana, AKBP I Dewa Gde Juliana mengatakan adanya pencurian pretima di dua lokasi kejadian tersebut, sudah dilakukan upaya penyelidikan.
Namun, hingga saat ini belum ada petunjuk terduga pelaku. “Polres yang backup penyelidikan,” ujarnya.

Sebagai upaya antisipasi, kepolisian dari jajaran Polsek dan Polres Jembrana sudah melakukan patroli rutin, baik siang dan malam hari. Selain itu, pecalang desa adat juga diimbau untuk bersama -sama patroli wilayah untuk mengantisipasi pencurian pretima di pura. (120)

Baca juga :  Ratusan Sopir Truk Tuntut Revisi Peraturan ODOL

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini