Jadi Sorotan Halangi Pandangan, Pagar Peken Ijogading Dibongkar

picsart 22 11 20 16 35 32 518
TEMBOK DIBONGKAR - Tembok Peken Ijogading, yang dibongkar supaya tidak menghalangi pandangan pengunjung.

Negara, DENPOST.id

Pagar Peken Ijogading yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana, selama ini kerap menjadi sorotan warga. Pagar tersebut, dinilai menghalangi pandangan masyarakat dan pengunjung, sehingga diduga menjadi sebab sepinya Peken Ijogading.

Dari pengamatan, Minggu (20/11/2022), pagar di sisi kanan dan kiri sudah dibongkar. Pembongkaran sudah mulai dilakukan tiga orang pekerja secara manual. Pagar setinggi kurang lebih 1,2 meter itu, sudah mulai dirobohkan dan pengerjaannya dari depan pasar tepatnya di sebelah utara gedung utama. Dengan dibongkarnya pagar, pedagang di areal parkir dan los pasar mulai terlihat.

Baca juga :  Genjot Produksi Kakao Unggul, Jembrana Jalin Kerjasama dengan Puslitkoka

Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Jembrana, I Komang Agus Adinata yang dikonfirmasi menjelaskan pembongkaran akan dilakukan di seluruh bagian pagar. Menurut dia, ini sesuai usulan dari para pedagang, sehingga dilakukan pembongkaran dengan harapan dapat terlihat dari jalan dan meningkatkan pengunjung.

Adinata juga menjelaskan pembangunan Pasar Ijogading dari tahun 2012 hingga peresmian pada, 31 Desember 2013, menggunakan dana APBD.
Gedung tersebut, terdiri dari tiga lantai, di antaranya jumlah los sebanyak 120 dan kini yang terisi hanya 28 los.

Baca juga :  Peringati Bulan Bung Karno, PDIP Denpasar Gelar Donor Darah

Diharapkan dengan pembongkaran pagar yang dilakukan pemerintah daerah ini dapat meningkatkan minat pengunjung ke Pasar Ijogading. “Dengan terlihat dari jalan, mudah-mudahan Pasar Ijogading ini semakin banyak pengunjungnya,” tandasnya.

Sebelumnya salah seorang pedagang, Made Suteja mengatakan pembongkaran ini menjadi harapan para pedagang di Pasar Ijogading. Lantaran dari tahun 2013 saat pertama kali di launching, pengunjung pasar sudah sepi. “Ya, kemungkinan karena tidak terlihat dari jalan utama,” ungkapnya. (120)

Baca juga :  Hujan Lebat di Jembrana Akibatkan Pohon Tumbang dan Banjir

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini