Pasutri dari Jakarta Ditemukan Tewas di Perumahan

picsart 22 11 20 19 01 32 470
EVAKUASI JENAZAH - Petugas, saat mengevakuasi jenazah di Perumahan Tjampuan Utama Pering, Blahbatuh, Gianyar, Minggu (20/11/2022).

Gianyar, DENPOST.id

Pasangan suami istri (Pasutri), Nurdin Tong (49) dan N Anggraini Dewi Kurnia (49) yang sama-sama dari Muara Karang, Blok G 8 U/5, RT 004, RW 012, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta, ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kamar di Perumahan Tjampuhan Utama 1A No. 7 Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Minggu (20/11) sekira pukul 12.30 Wita.

Pasutri ini ditemukan pertama kali tak bernyawa oleh dua orang saksi, yakni I Made Suwitra (47) yang seorang pedagang dari Banjar Blangsinga, Desa Saba, Blahbatuh, dan satpam perumahan setempat, I Wayan Beranjing. Kini, jasad pasutri ini dititipkan di kamar jenazah RS Ngoerah Sanglah, Denpasar.

Baca juga :  Tersetrum Listrik, Seorang Satpam Tewas di Rumahnya

Informasi berhasil dikumpulkan menyebutkan, awalnya saksi I Made Suwitra menerima pesan WA dari ibu korban Anggraini Dewi Kurnia, Ida Hariyanti Sutedjo yang tinggal di Semarang, yang menyampaikan anaknya Aggraini Dewi ditelepon berulang kali, namun tidak angkat-angkat, sehingga ibu korban minta tolong kepada Suwitra untuk mengecek ke rumah anaknya karena khawatir telah terjadi apa-apa.

Selanjutnya Suwitra mendatangi rumah Anggraini, dan setelah tiba di rumah korban saksi memanggil- manggil dari luar, namun tidak ada yang menyahut. Karena tidak ada yang menyahut, Suwitra bertanya pada tetanga korban, Joanita Caroline yang kemudian menyuruh saksi mendatangi satpam perumahan, Wayan Beranjing.

Baca juga :  Kejari Gianyar Musnahkan Sejumlah BB

Kemudian Suwitra bersama Wayan Beranjing masuk ke rumah korban, dengan pagar pintu rumah tanpa dikunci. Suwitra bersama Wayan Beranjing mengecek atau mengintip dari pintu rumah karena tidak ada tanda- tanda orang. Saksi pun masuk ke dalam rumah dan dibuat kaget melihat keduanya sudah tergeletak tak bernyawa. Anggraini Dewi Kurnia ditemukan di dalam kamar mandi dan Nurdin Tong ditemukan di lantai kamar tidur.

Selanjutnya penemuan dua mayat tersebut, dilaporkan ke Babinsa (TNI) dan melaporkan ke Babinkamtibmas (Polisi) Desa Pering.

Kapolsek Blahbatuh, Kompol I Made Tama, S.H., mengatakan Polsek Blahbatuh dibantu tim Inafis Polres Gianyar dan Puskesmas Blahbatuh 1, mendatangi lokasi dan langsung melaksanakan olah TKP. Hasil olah TKP, ditemukan cairan warna kuning berisi benda padat warna putih. Ditemukan tiga lembar surat wasiat yang diduga ditulis dan ditandatangani kedua korban (surat pernyataan, surat wasiat dan surat permohonan maaf korban kepada orang tua dan keluarga). Selain itu, ditemukan juga dua lembar tulisan yang berisikan HP teman dan keluarga, serta nomor rekening.

Baca juga :  Pengedar Narkoba Terancam Empat Tahun Penjara

Hasil pemeriksaan dokter I Gusti Agung Istri Suyudharma Putri dari Puskesmas Blahbatuh 1,
tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada kedua jenazah pasutri ini. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini