Tak Berizin, Tower Telekomunikasi Disegel

picsart 22 11 21 16 51 30 423
SEGEL - Anggota Satpol PP Klungkung menyegel sebuah tower yang berdiri di areal persawahan Jalan Raya Batutabih, Desa Takmung, Banjarangkan karena tidak berizin, Senin (21/11/2022).

Semarapura, DENPOST.id

Satpol PP Klungkung menyegel sebuah tower telekomunikasi yang berdiri di areal persawahan Jalan Raya Batutabih, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, Senin (21/11/2022). Penyegelan ini dilakukan lantaran pembangunan tower tersebut tidak mengantongi izin sama sekali. Apalagi petugas Satpol PP telah memberikan peringatan agar pemilik tower tidak melanjutkan pembangunan tower tersebut.

“Kami sudah panggil dan pemilik tower sudah membuat surat pernyataan tidak melanjutkan pembangunan tower sebelum mengantongi izin. Tapi mereka tetap membandel, sehingga kami segel dengan cara digembok,” ungkap Kasat Pol PP dan Damkar Klungkung, Putu Suarta.

Baca juga :  Rugikan Negara Rp4,4 Miliar, Dua Tersangka Korupsi LPD Ped Ditahan

Menurut Putu Suarta, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perizinan dan PUPR terkait masalah izin pembangunan tower tersebut. Namun, setelah dilakukan koordinasi ternyata pembangunan tower yang sudah hampir rampung ini belum lengkap secara administrasi. Belum lagi di lokasi, anggota Satpol PP menemukan sejumlah buruh kembali melakukan aktivitas pembangunan di lokasi tower.

“Kami tidak ingin kecolongan. Kami juga sudah berulangkali menghubungi, katanya itu kekeliruan staf teknis di bawah. Tapi setelah kita tanya buruh yang bekerja katanya ada perintah dari atasan. Mereka saling over dan kami tidak senang dipingpong sehingga kami segel,” tegasnya.

Baca juga :  Saraswati, PHDI Klungkung Imbau Umat Sembahyang di Rumah

Putu Suarta menyatakan akan membuka gembok tersebut jika pemilik tower sudah mengantongi izin. Diapun mengimbau semua pihak agar mengikuti aturan yang ada. Salah satunya mengurus izin terlebih dahulu sebelum membangun atau melakukan investasi di Kabupaten Klungkung.

“Kami tidak ada melarang untuk membangun dan berinvestasi. Jika sudah sesuai aturan dan tidak melanggar, silahkan,” tandasnya. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini