Komisi Informasi Monev 14 OPD di Buleleng

picsart 22 11 21 17 14 50 085
MONEV - Komisi Informasi (KI) Bali melakukan memonitoring dan mengevaluasi di Ruang Rapat Bappeda Buleleng, Senin (21/11/2022).

Singaraja, DENPOST.id

Komisi Informasi (KI) Bali melakukan visitasi ke Pemkab Buleleng guna memonitoring dan mengevaluasi (Monev) kinerja badan publik. Monev ini berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Buleleng, Senin (21/11/2022).

Kepala Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, didampingi Sekretaris, Luh Putu Adi Ariwati menyambut baik visitasi Ketua KI Bali terhadap belasan organisasi perangkat daerah (OPD), perusahaan umum daerah (Perumda) dan juga desa di Buleleng. “Hari ini kami menerima visitasi dari KI Bali yang sedianya hadir dengan seluruh komisioner. Dalam monev hari ini akan menyasar 14 OPD, 4 Perumda dan 2 desa yang menjadi sampel yakni Desa Banjar dan Desa Sambirenteng,” terang Suwarmawan.

Baca juga :  IB Geriastika Nahkodai Dharmopadesa Pusat Nusantara Cabang Buleleng

Terkait status pelayanan publik di Buleleng, Suwarmawan mengatakan Buleleng menyandang status sebagai Kabupaten Informatif dengan nilai yang baik berdasarkan penilaian KI Bali. “Kami berharap informasi yang disebarluaskan oleh masing-masing badan publik tetap konsisten, sehingga pelayanan yang diberikan menjadi meningkat, baik itu secara langsung maupun melalui online,” harapnya.

Sementara itu, Ketua KI Bali, Made Agus Wirajaya, menyampaikan beberapa hal penting yang menjadi dasar penilaian pelayanan informasi oleh badan publik. Unsur sarana dan prasarana pendukung penyelenggaraan pelayanan informasi juga menjadi salah satu faktor penting dalam Monev tahun ini. Selain itu, jenis informasi seperti informasi berkala, serta merta, setiap saat dan informasi yang dikecualikan juga tidak lepas dari penilaian KI Bali. “Kami menilai berbagai hal penting menyangkut penyelenggaraan pelayanan informasi. Inovasi yang dilakukan badan publik, komitmen dan juga penyediaan operator dan anggarannya,” terangnya.

Baca juga :  Tiga Tersangka Pembalakan Kayu Dijebloskan ke Penjara

Pihaknya mengakui jumlah OPD di lingkup Pemkab Buleleng sangat banyak, sehingga dalam Monev yang rutin dilakukan setiap tahun itu diskemakan bergilir dan hanya ditujukan kepada badan publik yang belum meraih status informatif. “Kami mencatat ada 14 OPD yang diikut sertakan dalam Monev, nanti setelah ini kami lanjutkan dengan kunjungan langsung ke beberapa OPD, desa dan kategori lainnya,” pungkasnya. (118)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini