Mayat Tanpa Busana dan Hampir Membusuk Ditemukan di Bebatuan

picsart 22 11 23 19 40 56 137
EVAKUASI MAYAT - Petugas, saat melakukan evakuasi mayat Mr. X di Sungai Tunduh, Jalan Bisma, Padangtegal Kelod, Ubud, Gianyar, Rabu (23/11/2022).

Gianyar, DENPOST.id

Seorang penghalau monyet Monkey Forest Ubud, saksi I Made Murdana (42) alamat Lingkungan Padangtegal Kaja, Kelurahan dan Kecamatan Ubud, Gianyar, saat menghalau monyet agar tidak keluar areal secara tidak sengaja menemukan sosok mayat tanpa busana di Sungai Tunduh, Jalan Bisma, Lingkungan Padangtegal Kelod, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar, Rabu (23/11/2022) sekitar pukul 09.30 Wita.

Atas temuan mayat tanpa identitas alias Mr. X ini, kemudian dilaporkan ke Mapolsek Ubud. Bersama tim, mayat laki-laki ini kemudian berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Arisanti, Ubud.

Informasi dikumpulkan menyebutkan pada, Rabu (23/11/2022) sekitar pukul 09.30 Wita, saksi I Made Murdana sedang melintas di atas jembatan Sungai Tunduh Jalan Bisma Ubud, untuk menghalau monyet yang keluar dari kawasan areal obyek wisata Monkey Forest Ubud, agar kembali ke areal hutan Monkey Forest. Saat itu, Murdana menoleh ke Sungai Tunduh dan sepintas melihat seperti ada kaki manusia, namun saat itu Murdana ragu bahwa itu bukan kaki manusia melainkan boneka/mainan.

Karena ragu, kemudian Murdana memberitahui hal ini kepada saksi I Made Dwi Astra (35) alamat Jalan Hanoman No.36 Lingkungan Padangtegal Mekar Sari, Kelurahan/Kecamatan Ubud, Gianyar. Selanjutnya Murdana dan Dwi Astra kembali ke jembatan Sungai Tunduh untuk melihat lebih seksama dan setelah diteliti. Setelah dicek, itu mayat di sela-sela bebatuan sungai selanjutnya Murdana memberitahukan kepada Pecalang Desa Adat Padangtegal, serta melapor ke Polsek Ubud.

Baca juga :  Dirundung Kasus, PMI Gianyar Ganti Pengurus

Menerima laporan warga, Polsek Ubud dipimpin Kapolsek Ubud, Kompol I Gusti Ngurah Yudistira, S.H., bersama sejumlah anggota mendatangi TKP, serta menghubungi BPBD Kabupaten Gianyar, dan PMI Kabupaten Gianyar. Tak lama kemudian, petugas BPBD Gianyar dipimpin Kepala BPBD Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba dan PMI Kabupaten Gianyar tiba di TKP untuk selanjutnya bersama – sama Polsek Ubud mengevakuasi mayat korban dari Sungai Tunduh.

Baca juga :  Ngamuk, Muliata Diamankan

Mayat berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Arisanti Ubud untuk dititip di kamar jenazah.

Kapolsek Ubud, Kompol IGN Yudistira menjelaskan hasil olah TKP dan hasil pemeriksaan luar oleh Polsek Ubud dan tim medis Puskesmas Ubud, dr. Mika Sutisna bahwa mayat
berjenis kelamin laki – laki
usia sekitar 50 tahun. Saat diitemukan sudah tanda – tanda pembusukan.

Kapolsek Yudistira menambahkan terkait dengan adanya penemuan mayat tersebut, kemudian dilakukan koordinasi dengan I Gusti Ngurah Suranata yang sebelumnya melaporkan telah kehilangan salah satu keluarganya untuk diajak melakukan pemeriksaan secara fisik terhadap mayat yang ditemukan. Alhasil mayat yang ditemukan di Sungai Tunduh tersebut, memiliki ciri fisik yang identik dengan I Gusti Ngurah Sueta alias Gusti Rai/Siturai (55) alamat Lingkungan Padangtegal Tengah, Kelurahan/ Kecamatan Ubud, Gianyar, yang hilang sejak, Senin (14/11/2022) .

Baca juga :  Koster Luncurkan Keyboard Aksara Bali

Di mana, I Gusti Ngurah Sueta sering menggunakan sandal jepit warna ungu ditemukan di sekitar TKP. Ngurah Sueta selama ini memiliki riwayat sakit linglung/pikun – pikunan dan memiliki kebiasaan sering bepergian ke Sungai Tunduh untuk mandi dan buang air besar. “Sebab – sebab kejadian belum diketahui secara pasti, namun dari hasil keterangan keluarga korban bahwa korban sering pergi mandi dan buang air besar di Sungai Tunduh dan ada dugaan pada saat korban mandi ataupun buang air besar terpelet jatuh ke sungai,” katanya. (116)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini