Atap Bocor, Sejumlah Kantor OPD di Klungkung Kebanjiran

picsart 22 11 24 19 40 10 762
BANJIR - Salah satu Kantor OPD di Klungkung, yang kebanjiran, Kamis (24/11/2022).

Semarapura, DENPOST.id

Hujan deras yang mengguyur wilayah Klungkung selama satu jam, Kamis (24/11/2022) siang, tidak hanya membuat longsor dan pohon banyak tumbang, namun juga banjir di sejumlah titik. Parahnya banjir tidak hanya terjadi di sejumlah ruas jalan, namun juga masuk ke sejumlah kantor OPD di lingkungan Pemkab Klungkung.

Pemandangan tak biasa ini terlihat di Dinas Pariwisata,  Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, bahkan lorong menuju ruang Bagian Umum dan Humas di Kantor Bupati Klungkung, juga turut terendam air.

Kondisi terparah terlihat di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Klungkung. Air hujan yang menerobos ruangan tak hanya disebabkan oleh gorong-gorong di bagian depan kantor yang meluap, tetapi juga dari atap yang bocor.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Klungkung, Made Sudiarka Jaya, kondisi atap bangunan di kantor tersebut memang sudah banyak yang bocor. Ada sekitar 4 sampai 5 titik kebocoran parah. Tapi hal itu, dinilai wajar terjadi lantaran usia bangunan yang tergolong sudah tua.

Baca juga :  Paskah, Pengamanan Gereja di Jembrana Juga Diperketat

“Kalau kondisi air di depan kantor yang meluap itu sudah sering terjadi, tapi ini memang yang terparah. Sedangkan untuk atap yang bocor itu sudah lama, tiap hujan memang bocor,” ungkap Sudiarka Jaya, yang saat kejadian mengatakan sedang dinas di Nusa Penida.

Akibat air yang menggenang hingga ke ruangan, Sudiarka Jaya menyampaikan untuk sementara pelayanan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu otomatis terganggu. Mengingat, para pegawai harus segera mengamankan berkas-berkas agar tidak terkena air hujan. Demikian juga dengan komputer dan alat-alat penunjang sistem layanan.

Baca juga :  Tabrak Bade, Pemuda Terkapar

Kondisi serupa juga terjadi di Dinas Pariwisata Klungkung. Hujan yang terlalu deras disinyalir menyebabkan beberapa genteng bergeser dan menyebabkan kebocoran. Plt. Kepala Dinas Periwisata Klungkung, Luh Ketut Citrawati mengatakan kebocoran ini kali  pertama terjadi. Tapi kebocoran ini sudah langsung disikapi pegawai dengan memindahkan berkas dan perangkat komputer.

Sementara pohon tumbang terjadi di Jalan Raya Watu Klotok, Desa Tojan. Sebuah pohon trembesi berukuran cukup besar tumbang ke tengah jalan sehingga membuat akses jalan menuju Jalan By-pass IB Mantra terputus. Selain itu, tanah longsor juga terjadi di objek wisata Goa Jepang, Banjarangkan. Tebing di atas Goa Jepang longsor menutupi sebagian badan jalan.

Baca juga :  Bupati Bangli Dampingi Gubernur Cek Vaksinasi Booster di Tamanbali

Petugas dari BPBD Klungkung yang dipimpin Kalak BPBD, Putu Widiada telah turun mengeksekusi pohon tumbang di Jalan Raya Watu Klotok, dan longsor yang terjadi di depan Goa Jepang dengan melibatkan petugas pemadam kebakaran, kepolisian dan TNI. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini