Perahu Karet Diterjang Air Besar, Wisatawan Arab Saudi Meninggal

picsart 22 11 27 07 42 18 676
EVAKUASI - Proses evakuasi korban Baraah Kamilah Alii yang meninggal dunia setelah perahunya terbalik saat melakukan aktivitas rafting, Sabtu (27/11/2022). DENPOST.id/ist

Amlapura, DENPOST.id

Musibah di jalur arung jeram (rafting) kembali terjadi. Kali ini menimpa rombongan wisatawan asal Arab Saudi yang rafting di Sungai Telaga Waja di Desa Rendang, Karangasem. Perahu karet yang mereka tumpangi diterjang air besar, hingga terbalik. Akibatnya, salah seorang wisatawan yakni Baraah Kamilah Alii meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (27/11/2022) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sebelum kejadian tersebut, pada pukul 12.30 WITA korban bersama rombongan berangkat/start dari lokasi BMW Rafting sebanyak 6 orang tamu Arab Saudi dengan menggunakan dua perahu karet dengan 3 pemandu lokal.
Perahu yang ditumpangi korban memuat 5 orang yakni korban bersama suami dan anaknya, serta dua pemandu lokal. Sesampainya di Sungai Tanah Bita wilayah Rendang, tiba-tiba air besar dari hulu menghantam perahu korban sehingga perahu terbalik. Saat itu korban langsung tenggelam dan diduga terbentur batu yang ada di sungai tersebut sehingga korban mengalami luka berat di bagian kepala yang menyebabkan korban langsung meninggal dunia.

Baca juga :  Belum Divaksin dan Punya Komorbid, Puluhan Siswa Tak Bisa Ikut PTM

Kapolsek Rendang, Kompol Made Punia, seizin Kapolres AKBP Ricko AA Taruna, saat dimintai konfirmasi Minggu (28/11/2022) membenarkan peristiwa tersebut.
Punia menambahkan, pascamenerima informasi adanya kejadian tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, lanjut mengevakuasi korban.

“Korban meninggal dunia akibat tenggelam karena mengalami luka serius di bagian kepala akibat terbentur batu yang ada di aliran sungai tersebut. Jenazah korban pukul 15.13 WITA langsung dibawa ke Puskesmas Rendang untuk pemeriksaan lebih lanjut dari tim medis. Berdasarkan hasil permintaan keluarga korban atau suami korban, sekitar pukul 16.20 wita jenazah korban dibawa ke RS Surya Husada Denpasar,” katanya.

Baca juga :  Terdampak Gempa, Warga Ban Berharap Dapat Bantuan Mendirikan Usaha

Dikatakan pula, kasus ini masih dalam proses penyidikan. (tim dp).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini