Jembrana Alami Defisit Anggaran Hingga Rp75 Miliar Lebih

picsart 22 11 27 18 02 32 422
Kepada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Jembrana, I Made Sudantra.

Negara, DENPOST.id

Pemkab Jembrana di tahun anggaran APBD 2023, mengalami defisit hingga Rp75,8 miliar. Defisit disebabkan anggaran belanja daerah lebih besar dari rencana anggaran pendapatan.

Untuk rasionalisasi, Pemkab Jembrana akan melakukan beberapa langkah. Bupati Jembrana, I Nengah Tamba dikonfirmasi belum lama ini mengatakan defisit anggaran tidak menimbulkan masalah.
“Terkait hal ini coba dikonfirmasikan lagi ke Bappeda. Kita sudah rapatkan. Defisit Rp74 miliar itu masih bisa. Tidak ada masalah” ujar Bupati Tamba.

Baca juga :  Sasaran Vaksin Tak Sesuai Target, Diskes Klungkung Libatkan Camat

Sementara Kepada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Jembrana, I Made Sudantra mengatakan defisit anggaran tahun 2023, akan ditutup dari sisa lebih penghitungan anggaran (Silpa) tahun 2023. Pihaknya akan melakukan langkah-langkah sebagai rasionalisasi anggaran dengan meningkatkan PAD terutama melalui BPHTB.

Dikatakan dia, dengan adanya rencana jalan tol otomatis BPHTB akan mendapat plus (lebih). Dengan peningkatan pajak dari segi BPHTB, disebutkan juga akan bisa mendukung program dan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan. Terlebih APBD Jembrana, khususnya dari sektor pendapatan sudah menggeliat.

Baca juga :  Pasca-Natal, Lingkungan Gereja di Gumbrih Disterilisasi

Untuk target, tahun ini paling tidak harus tercapai Rp200 miliar. Jika target tercapai akan bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan visi misi Bupati Jembrana yang telah disiapkan dan sedang dikerjakan, seperti rumah tenun dan Sirkuit All in One. “Itu semua kan menggunakan dana pusat. Sedangkan untuk mempercantik kan perlu dana tambahan. Nah untuk mempercantik ini menggunakan dana dari kita, dana PAD” jelasnya.

Baca juga :  TRC Sumerta Kelod Lakukan Gerak Cepat Atasi Got Mampet Penuh Sampah

Sudantra juga mengatakan defisit anggaran tahun 2023 tidak berpengaruh terhadap gaji, tunjangan pegawai termasuk pegawai kontrak ataupun belanja daerah lainnya. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini