Pelaku Kabur, Pemilik Toko Sebar Video Pencuri Sembako

picsart 22 11 29 12 53 01 917
MENCURI - Seorang perempuan diduga mencuri sembako di Toko Sayur&Sembako Ipong.

Mangupura, DENPOST.id

Seorang perempuan diduga mencuri sembako di Toko Sayur&Sembako Ipong Jalan Muding Sari No. 48, Lingkungan Muding Sari, Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung, Senin (28/11/2022). Kesal karena pelaku kabur, pemilik toko kemudian menyebar video wajah pelaku di media sosial. Video tersebut menuai pro dan kontra dari para netizen.

Karena dinilai membuat gaduh, aparat Intelkam Polsek Kuta Utara melakukan pengecekan ke TKP pembuatan video di Toko Sayur&Sembako Ipong. “Pihak Polsek Kuta Utara melakukan klarifikasi terhadap pemilik toko, Tyagi Zippon (25),” kata Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana.

Baca juga :  KTT G20, Total 31 Pesawat VVIP dan Pendukung Tiba di Bali

Dari keterangan pemilik toko, awalnya sekitar pukul 05.57, ada seseorang wanita datang ke tokonya untuk berbelanja. Saat itu korban curiga terhadap wanita tersebut setelah melakukan pembayaran Rp 16.000 untuk cabe yang dibeli. Namun saat itu, pelaku meminta tas plastik yang besar untuk membawa barang belanjaan. “Setelah pelaku membawa tas plastik belanjaan keluar dari toko, korban dan ibunya mengikuti. Dan saat pelaku di atas motor, ternyata ada sejumlah sembako (yang diduga dicuri di toko) yang tergantung di sepeda motor pelaku,” imbuh Sudana.

Korban meminta pelaku agar menurunkan barang belanjaan tersebut. Kemudian pelaku mengaku bahwa barang tersebut memang benar dicuri dari toko. Pelaku sempat mengaku bersalah dan mengatakan akan membayar barang belanjaan tersebut. “Korban dalam kesempatan tersebut enggan menerima pembayaran tersebut. Dan korban berkeinginan supaya suami atau keluarga pelaku datang ke TKP untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut untuk meminta maaf. Korban meminta kunci sepeda motor terduga pelaku,” kata Sudana.

Baca juga :  Ngurah Rai Ditarget 37 Juta Penumpang

Kemudian pelaku disuruh menunggu karena banyak pembeli yang berbelanja. Namun pelaku malah kabur dari TKP dengan cara menuntun notornya. “Kemudian, korban mengirimkan video kejadian tersebut ke salah satu admin media sosial. Tujuannya, agar pelaku beriktikad baik meminta maaf, bertanggung jawab atas perbuatannya dan tidak melakukan perbuatanya lagi,” ucap Sudana.

Ahirnya video tersebut viral hingga membuat kegaduhan di media sosial. “Korban menyampaikan tidak akan melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke polisi. Menurut korban, pelaku mengambil minyak goreng, beras, tepung, buah mangga, sayur, dengan kerugian sekitar Rp 170. 000,” pungkasnya. (124)

Baca juga :  Berubah Lagi, Syarat Terbang ke Bali Bisa dengan Rapid Antigen

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini