Banjir di Nusa Penida, Akses Jalan Utama Tidak Bisa Dilalui Kendaraan

picsart 22 11 29 19 39 34 371
BANJIR - Kondisi banjir yang terjadi di wilayah Ped, Nusa Penida, Senin (28/11/2022) malam.

Semarapura, DENPOST.id

Banjir kembali menerjang wilayah Desa Ped, Nusa Penida, Klungkung, Senin (28/11/2022) malam. Kondisi ini menyebabkan akses jalan utama Sampalan menuju Toya Pakeh tertutup dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Apalagi ketinggian banjir saat itu, mencapai selutut orang dewasa.

Informasi yang diperoleh di lapangan, hujan deras yang terjadi di Nusa Penida sejak pukul 17.00 Wita. Kondisi ini membuat alur sungai mati yang sudah dipenuhi ranting pepohonan kembali teraliri air hujan. Parahnya, kondisi ini membuat air sungai meluap. Apalagi gorong-gorong ikut tersumbat akibat sampah ranting pohon.

“Banjir ini terjadi di wilayah SD Point dan Semeton In di Desa Ped. Saat itu, ketinggian air sebatas lutut. Bahkan menutup akses jalan utama Sampalan menuju Toya Pakeh,” ungkap Koordinator Balawista di Nusa Penida, I Ketut Agus Widarta, Selasa (29/11/2022).

Baca juga :  Sudah Divaksin dan Hindari Pencurian, Sapi Dipasangi Anting Barcode

Menurut Agus Widarta, aliran air saat itu juga cukup deras, sehingga kendaraan tidak bisa melintas. Tapi untungnya hujan reda dan banjir berangsur surut sekitar pukul 22.00 Wita. Padahal sebelumnya sempat dikhawatirkan banjir akan semakin parah dan mengancam wilayah yang dikatakan padat rumah penduduk tersebut.

“Yang jelas untuk jalan utama tidak bisa dilintasi. Perumahan warga juga banyak di sekitar sana,” ujarnya.

Baca juga :  Soal Vaksinasi, Ini Kata Bupati Suwirta

Menindaklanjuti kondisi ini, Agus Widarta mengatakan warga bersama petugas dari kecamatan sudah melakukan gotong royong untuk membersihkan material yang terbawa banjir. Namun hal ini tidak menjadi jaminan daerah tersebut tidak akan terjadi banjir lagi. Mengingat banjir yang terjadi di Desa Ped, merupakan banjir kedua terparah, setelah kejadian banjir bandang yang melanda wilayah Nusa Penida pada akhir tahun 2021. (119)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini