‘’Ponglik” Sudiantara Dapat Kehormatan Wawancarai Bintang Puspayoga

ponglik12
BINCANG SERIUS - Nyoman Gde “Ponglik” Sudiantara berbincang serius dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati sebelum acara ‘’Case Closed’’. (DenPostid./ist)

ADA yang khusus di wahana edukasi, podcast ‘’Case Closed’’ menginjak usia satu tahun pada 11 November 2022. Edisi ke-50-nya pada Minggu (27/11/2022)  menghadirkan bintang tamu spesial yakni Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju, I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Edisi spesial yang mengundang seluruh bintang tamu ‘’Case Closed’’ dari edisi perdana hingga ke-49 ini dipusatkan di Get Up Bali di Dauh Puri Klod, Denbar.

Host ‘’Case Closed’’ sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Provinsi Bali, Nyoman Gde “Ponglik” Sudiantara, mengatakan bahwa menjadi kehormatan bagi pihaknya karena Bintang Puspayoga– sapaan akrab I Gusti Ayu Bintang Darmawati — bersedia menjadi bintang tamu spesial edisi ke-50 podcast yang digawanginya.

Menurut Ponglik, di usia 24 tahun, nama I Gusti Ayu Bintang Darmawati sudah mengharumkan nama Bali. Mewakili Pulau Dewata di ajang pertama Puteri Indonesia 1992, ia berhasil meraih juara harapan 2. Bintang bersanding dengan Indira Paramarini Sudiro (DKI Jakarta), Naomi Srikandi (DI Yogyakarta), Veria Syanusi (Lampung), dan Pungky Sukmawati (Jawa Timur). Dua puluh tujuh tahun kemudian, tepatnya, 23 Oktober 2019, Bintang kembali ke Ibukota Jakarta, tetapi bukan sebagai finalis Puteri Indonesia, melainkan menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju. Bintang menjadi wanita Bali pertama yang menyandang status menteri. Sebelum jadi menteri sesungguhnya lima tahun Bintang berstatus Ibu Menteri mendampingi sang suami, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, yang menjabat Menteri Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Indonesia (2014-2019). Dari bintang tenis meja, bintang ajang Puteri Indonesia 1992, menyandang istri Walikota Denpasar, istri Wakil Gubernur Bali, dan istri Menteri, kini Bintang menjadi bintangnya Senayan di posisi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia.

Baca juga :  Kodam IX/Udayana Kumpulkan Sembako dan Pakaian Layak Pakai untuk Korban Ini

Acara ini mengupas sepak-terjang Menteri kelahiran 24 November 1968 yang merupakan bintangnya bintang tenis meja lantaran menjuarai Kejuaraan Tenis Meja PB Perwosi pada Oktober 2010 di GOR Sumantri Brojonegoro. Sosok yang dipercaya sebagai Ketua Umum Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Bali di 2010-2014 itu menyampaikan berbagai hal dalam perbincangan berdurasi 40 menit, di antaranya soal kebanggaan sebagai wanita Bali pertama yang dipercaya mengemban tugas sebagai menteri. Bintang Puspayoga mengungkapkan perasaan dan tanggung jawab lebih besar dibanding ketika ia mendampingi sang suami, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, yang menjabat Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah tahun 2014 hingga 2019.  “Di setiap kesempatan orang memanggil Ibu Menteri, saya selalu sampaikan saya bukan Ibu Menteri. Tetapi astungkara dalam proses berjalan, ternyata menjadi menteri benaran yang diberikan amanah oleh Bapak Presiden (Joko Widodo),” ungkapnya.

Menurut Bintang, ada dua hal yang sangat berbeda. Kalau dulu mungkin dari sisi beban secara psikis tidak ada, namun sekarang ia menjadi leader langsung, mengambil kebijakan, kemudian membawa ke mana institusi ini. ‘’Itu yang memang agak berat,” lanjutnya.

Baca juga :  12 Zona Merah Covid-19 di Denpasar, Terbanyak di Wilayah Ini

Bintang Puspayoga juga membeberkan kiat berbagi waktu dalam mengemban amanah negara dan menunaikan tugas sebagai wanita Bali. Menurutnya, untuk menyelesaikan semua itu hanya memerlukan satu kata kunci yaitu manajemen waktu. “Kalau bicara soal pelestarian adat, budaya dan agama, walaupun saya jauh, sekarang pun walaupun saya di Jakarta, semisal yang namanya Tumpek Wariga, saya tetap buat banten sendiri. Kalau saya datang malam, ya malam majejaitan. Orang di rumah saya, ajudan, sudah pintar membuat canang dan sebagainya,” tegas Bintang Puspayoga. (yad)

Baca juga :  Mitigasi Covid-19, Percikkan Tirta Diminta Pakai Ini

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini