Polsek Jembrana Amankan Dua Ekor Sapi Tak Bertuan

picsart 22 12 01 12 39 09 445
SAPI - Sapi yang diamankan Polsek Jembrana tekah diserahkan kepada pemiliknya.

Negara, DENPOST.id

Jajaran Polsek Jembrana, Kamis (1/12/2022) mengamankan dua akor sapi tak bertuan.
Awalnya sapi tersebut sempat dicurigai hasil pencurian ternak oleh warga.
Kapolsek Jembrana, Iptu I Putu Budi Santika, saat dimintai konfirmasi mengatakan, sapi tersebut merupakan induk dan anaknya.

Awalnya sapi ditemukan oleh seorang warga bernama Gede Rekayasa asal Ekasari, Melaya di areal halaman Percetakan Aksara yang beralamat di Jalan Jendral Sudirman, Lingkungan/ Keurahan.Dauhwaru, Kecamatan/ Kabupaten Jembrana.
Sapi yang ditemukan satu ekor
sapi betina indukan dengan ciri-ciri sapi agak kurus, warna bulu merah kecoklatan, tanduk sebelah kiri putus dan tanduk sebelah kanan soyok ke belakang dengan tali plastik warna biru panjang kurang lebih 4 meter dalam keadaan terputus.
Satu ekor sapi anakan betina dengan ciri-ciri sapi agak kurus, warna bulu merah kecoklatan, baru bertanduk dengan tali plastik warna biru panjang kurang lebih 3 meter.

Baca juga :  Puluhan Warga Gilimanuk Kembali Datangi Kantor DPRD

“Begitu ditemukan kami langsung umumkan lewat kepala lingkungan jika ada warga yang sapinya hilang bisa datang ke Polsek Jembrana,” jelasnya.

Kemudian pada Kamis siang datang seseorang yang mengakui sebagai pemilik dua ekor sapi yang terlepas dari kandang.
Sapi tersebut milik Nengah Suala (75) dari Lingkungan Menega Kelurahan Dauh Waru, Jembrana.

Saat mengecek sapinya pagi hari, sapi yang ditambatkan pada kandang sudah tidak ada sehingga berusaha mencari bersama dengan anaknya.
Setelah beberapa jam mencari kemudian mendapatkan informasi bahwa sapi sudah ditemukan dan diamankan di Polsek Kota Jembrana. Setelah tiba di Polsek Kota Jembrana, pemilik melihat dan mengakui memang benar sapi tersebut adalah miliknya yang hilang karena terlepas.

Baca juga :  PPKM Darurat, Wisatawan Nusantara Tetap Masuk Bali

“Selanjutnya dua ekor sapi yang diamankan tersebut telah dikembalikan kepada pemiliknya.
Kami mengimbau warga untuk berhati-hati menambatkan sapi. Ini juga mengantisipasi terjadinya pencurian sapi/ternak,” saran Budi Santika. (120)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini